Garuda Indonesia minat beli 30 pesawat penjelajah jarak jauh Airbus
Pesawat A350 XWB berkemampuan terbang non-stop dari Jakarta atau Bali menuju Eropa.
Garuda Indonesia berminat untuk membeli 30 unit pesawat A350 XWB milik Airbus. Kedua belah pihak telah menandatangani Letter of Intent (LOI).
Pesawat dengan kemampuan untuk terbang non-stop dari Jakarta atau Bali menuju Eropa membuat Garuda Indonesia berencana menggunakan armada A350 XWB tersebut untuk mengembangkan layanan rute jarak menengah dan jarak jauhnya.
"Menyusul kesuksesan kami dalam merevitalisasi operasi regional kami di Asia Pasifik, kami akan memprioritaskan pengembangan jaringan penerbangan jarak jauh kami di tahun-tahun mendatang," kata CEO Garuda Indonesia Arif Wibowo dalam keterangan tertulisnya yang diterima merdeka.com di Jakarta, Senin (15/6).
Bos Garuda Indonesia itu menilai, penggunaan pesawat ini, akan meningkatkan daya saing maskapai tersebut untuk penerbangan ke luar pasar Asia.
"Dengan penghematan konsumsi bahan bakar, daya jangkau serta kabin yang ekstra luas, A350 XWB akan menjadi salah satu pilihan kami untuk memposisikan kembali maskapai kami sebagai maskapai premium yang memimpin di kelas penerbangan jarak jauh ke luar pasar Asia."
Chief Operating Officer, Customers Airbus John Leahy menambahkan pihaknya menyambut positif ketertarikan maskapai pelat merah tersebut untuk membeli produknya. Menurutnya, pesawat miliknya tersebut sangat cocok dengan ambisi Garuda Indonesia untuk melebarkan sayapnya ke berbagai tujuan penerbangan di seluruh dunia.
"Kami bangga menyambut Garuda Indonesia sebagai maskapai berikutnya yang menyatakan komitmennya untuk A350 XWB generasi terbaru. A350 XWB menetapkan standar baru untuk pasaran pesawat badan lebar berukuran sedang, dan telah melampaui ekspektasi dalam layanannya bersama operator pertamanya," katanya.
Pesawat A350 XWB menghadirkan rancangan aerodinamis terbaru, dengan sayap dan badan pesawat yang terbuat dari serat karbon, ditambah mesin Rolls-Royce Tren XWB terbaru yang hemat bahan bakar. Kombinasi berbagai teknologi terbaru ini menjadikan A350 XWB sebagai pesawat yang tak tertandingi dari segi efisiensi operasional.
A350 XWB mampu mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi sebanyak 25 persen, serta memangkas biaya perawatan secara signifikan. Penumpang pun akan dimanjakan dengan tingkat kenyamanan yang lebih tinggi selama penerbangan, dengan kabin ekstra luas yang menawarkan lebih banyak ruang pribadi di seluruh kelas, termasuk kursi selebar 18 inci sebagai standar di kelas ekonomi.
A350 XWB telah menorehkan keberhasilan khususnya di kawasan Asia Pasifik. Di mana maskapai-maskapai di kawasan tersebut telah memesan hingga sebanyak 244 unit A350 XWB. Jumlah ini mewakili hampir sepertiga dari 780 pesanan yang tercatat dari berbagai pelanggan seluruh dunia.
Saat ini harga pesawat ini berkisar di posisi USD 269,5 juta sampai USD 351,9 juta tergantung dari varian dan spesifikasinya.
(mdk/bim)