LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Garuda Indonesia Dilaporkan Erick Thohir, Terapi Kejut BUMN Lain Agar Tak Main-Main

Pengamat Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Herry Gunawan mengapresiasi upaya Erick Thohir terkait laporan dugaan korupsi di PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) kepada Kejaksaan Agung RI. Dia menilai, langkah tersebut bisa menjadi shock therapy bagi perusahaan BUMN lainnya agar tidak bermain-main dengan korupsi.

2022-01-11 16:22:52
Garuda Indonesia
Advertisement

Pengamat Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Herry Gunawan mengapresiasi upaya Erick Thohir terkait laporan dugaan korupsi di PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) kepada Kejaksaan Agung RI. Dia menilai, langkah tersebut bisa menjadi shock therapy bagi perusahaan BUMN lainnya agar tidak bermain-main dengan korupsi.

"Menurut saya, yang dilakukan Erick itu baik. Melaporkan dugaan korupsi ini langkah maju, bisa jadi shock therapy bagi perusahaan BUMN lain kalau main-main," ujarnya saat dihubungi Merdeka.com, Jakarta, Selasa (11/1).

Meski begitu, dia mengingatkan jika kinerja direksi dalam suatu perusahaan bersifat kolegial sesuai tata kelola perusahaan. Untuk itu, perlu dilakukan pengembangan agar tidak terfokus pada satu direksi tertentu.

Advertisement

"Jadi, bisa merambat tidak hanya satu direktur. Bahkan, bisa merambat ke komisaris, karena komisaris kan punya fungsi pengawasan. Selain secara langsung, juga lewat komite audit yang ada di bawah dewan komisaris," tekannya.

Lebih lanjut, Herry meminta kasus dugaan korupsi ini bisa menjadi pelajaran berharga Kementerian BUMN untuk meningkatkan kinerja. Khususnya dalam melakukan fungsi pengawasan.

"Keburukan yang terjadi di Garuda Indonesia juga cerminan pengawasan Kementerian BUMN. Setiap triwulan dan tahunan ada laporan, tapi baru sekarang diungkap. Namun setidaknya, ini langkah maju," tutupnya.

Advertisement

Menteri Erick Laporkan Garuda Indonesia ke Kejagung: Bersih-Bersih BUMN

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir kembali melaporkan BUMN diduga terindikasi korupsi ke Kejaksaan Agung. Setelah sebelumnya, Jiwasraya dan Asabri, kali ini giliran PT Garuda Indonesia Tbk (Persero).

Menteri Erick mengatakan, sudah saatnya oknum-oknum BUMN harus dibersihkan. Sebab, tujuan utama dirinya adalah ingin menyehatkan daripada seluruh BUMN ada di Tanah Air.

"Ini bukan sekedar penangkapan atau misalnya menghukum oknum yang ada. Tetapi perbaikan administrasi secara menyeluruh di kementerian BUMN sesuai dengan program transformasi bersih-bersih BUMN," kata dia dalam konferensi pers, di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (11/1).

Seperti diketahui, dugaan korupsi di tubuh Garuda Indonesia tercium dari pengadaan pesawat jenis ATR dilakukan Garuda Indonesia.

Dalam proses pengadaan pesawat jenis ATR 72 600 lising atau lessor dari Garuda Indonesia ada indikasi dengan merek yang berbeda-beda. Ini terungkap dari hasil audit investigasi yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Jadi bukan menuduh tapi ada bukti kita berikan," kata Menteri Erick.

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.