LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Gandeng MES, OJK Gencarkan Literasi Inklusi Keuangan Para Santri

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) bersinergi untuk memberikan literasi dan edukasi kepada para santri terkait inklusi keuangan syariah maupun konvensional yang bertepatan pada hari santri nasional 22 Oktober 2022.

2022-10-23 10:17:47
Inklusi Keuangan
Advertisement

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) bersinergi untuk memberikan literasi dan edukasi kepada para santri terkait inklusi keuangan syariah maupun konvensional yang bertepatan pada hari santri nasional 22 Oktober 2022.

Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Friderica Widyasari Dewi mengatakan, dengan adanya program tersebut para santri dapat menjadi pemimpin yang hebat untuk masa depan bangsa Indonesia.

"Pak Wapres (Ma'ruf Amin) juga pernah bilang pesantren merupakan garda depan untuk islam rahmatan lil alamin dan mampu mewujudkan kebermanfaatan bagi manusia," ujar Friderica, di Ponpes Al-Munawir, Yogyakarta, Sabtu (22/10).

Advertisement

Dia menjelaskan pada masa lalu santri berjuang untuk merdeka, namun saat ini peran tersebut untuk kemerdekaan berdayakan masyarakat dalam memberdayakan jasa keuangan syariah.

"Tidak hanya untuk adik-adik saja (para santri) tapi itu bisa bantu ke orang tuanya untuk membantu literasi, dan bantu cek pinjol-nya (pinjaman online) legal atau tidak. Harus lega dan bisa dibantu oleh OJK," terang dia.

OJK selalu melakukan edukasi dan literasi untuk tingkatkan literasi kepada masyarakat. Hingga saat ini sudah 38 persen masyarakat yang sudah mengenal literasi keuangannya. "Kalau inklusi itu, mereka pakai tapi tidak paham. Jadi itu kenapa lebih tinggi inklusi ketimbang literasinya," imbuhnya.

Advertisement

Menurut data dari OJK, pemahaman literasi konvensional sebesar 37,72 persen, sedangkan untuk syariah 8,93 persen. Untuk inklusi konvensional sebesar 75,28 persen an inklusi suriah 9,10 persen.

Dia pun berharap target di tahun 2024 literasi keuangan terhadap masyarakat yakni sebesar 90 persen.

"Besar harapan kami perayaan acara Hari Santri yang dirangkai dengan program bertajuk Sakinah (Santri Cakap Literasi Keuangan Syariah) yang berpusat di Bantul ini dapat memberikan manfaat sehingga pemahaman dan akses santri terhadap produk dan layanan jasa keuangan syariah semakin meningkat," jelasnya.

Baca juga:
OJK Ingin Santri Belajar soal Ekonomi Hijau, Kripto hingga Metaverse
Mengenal Literasi Keuangan yang Terus Didorong OJK untuk Ditingkatkan
Penjelasan soal Inklusi Keuangan, dari Fungsi Hingga Manfaatnya untuk Masyarakat
Data OJK: Program KEJAR Tembus 49,6 Juta Rekening, Setara Rp27,66 Triliun
Sri Mulyani Optimis Inklusi Keuangan RI Capai 90 persen Tahun 2024
Ini Pekerjaan Rumah Harus Diselesaikan Pelaku Industri Kripto Tanah Air

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.