Gandeng BNI, Pemkab Tabanan gencarkan program bedah warung
Pemkab Tabanan tengah fokus pada program bedah warung.
Berbagai program pro rakyat yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat terus dicanangkan. Salah satunya program bedah warung.
Program Pemkab Tabanan ini pun mendapat sambutan positif dari Bank Negara Indonesia (BNI), yang kemudian keduanya menjalin kerja sama untuk memberikan bantuan, serta menerapkan program e-warung di Kabupaten Tabanan.
Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti dalam sambutannya saat disambangi pihak BNI di ruang kerja Kantor Bupati setempat, mengatakan, saat ini Pemkab Tabanan tengah fokus pada program bedah warung, karena manfaatnya mampu menghidupkan kembali usaha kecil menengah dan mendongkrak perekonomian warga di Kabupaten Tabanan.
"Saat ini kami tengah fokus menjalankan program bedah warung, karena kami ingin perekonomian warga di Tabanan bisa merata dan hasil UKM juga bisa dipasarkan melalui program ini," ungkapnya.
Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada pihak swasta salah satunya BNI, yang telah ikut berpartisipasi serta menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat Tabanan melalui bantuan program yang ditawarkan.
"Pembangunan di Tabanan tidak akan sukses tanpa bantuan dari pihak lain, karena Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami menggandeng stakeholder agar bisa bergotong royong melakukan percepatan di bidang pembangunan," imbuhnya.
Bupati Eka juga mengimbau pihak BNI agar memberikan bantuan program CSR berdasarkan database yang akurat, mulai dari data warga dan harus melampirkan surat KK miskin agar bantuan tepat sasaran.
"Saya himbau kepada pihak BNI apabila nantinya akan memberikan bantuan, data dari warga harus akurat agar bantuan tepat sasaran. Saya tunggu program CSR bedah warung dan e-warungnya di Kabupaten Tabanan," ujarnya.
Sementara itu, Pemimpin BNI Kantor Wilayah Denpasar, Agung Dharmawan mengungkapkan, pihaknya ingin bekerjasama dengan Pemkab Tabanan dalam program CSR seperti bedah warung dan program e-warung yang sudah launching di Malang tahun ini. Menurutnya, kerjasama ini sebagai salah satu bentuk kepedulian pihaknya terhadap masyarakat khususnya masyarakat kurang mampu di Kabupaten Tabanan.
"Kami ingin menghidupkan perekonomian warga melalui program bedah warung, agar masyarakat bisa berinovasi dan mau menggiatkan usaha untuk meningkatkan perekonomiannya," imbuhnya.
Selain itu juga ke depannya Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Tabanan akan dijadikan agen BNI, dimana lewat Bumdes tersebut warga bisa membayar listrik, air dan tagihan bank BNI tanpa harus mendatangi Kantor BNI. Menurut Bupati Eka, saat ini di Kabupaten Tabanan sudah ada 58 Bumdes, dimana Bumdes tersebut sangat pro pada petani.
"Program kami ke depan kami ingin Bumdes di Tabanan bisa menjadi agen BNI, dimana warga akan kami berikan elektronik data capture berupa mini ATM dan warga bisa membayar tagihan air dan listrik melalui alat tersebut," imbuhnya.
Pihaknya mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemkab Tabanan karena telah memberi kesempatan kepada BNI untuk menjadi partner bekerjasama meningkatkan perekonomian warga di Kabupaten Tabanan.
"Mudah-mudahan kerjasama ini bisa berjalan sesuai harapan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tabanan karena telah memberi kami kesempatan menjadi partner untuk memajukan pembangunan dan perekonomian warga di Tabanan," tandasnya.(mdk/ibs)