Freeport dan Inalum bakal berembuk pilih dewan direksi baru
Direktur Utama Inalum, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Inalum dan FCX akan akan memilih manajemen setelah 51 persen saham Freeport Indonesia resmi dimiliki Inalum.
PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) dan Freeport McMoran Inc (FCX) akan bekerja sama menyusun pengurus manajemen PT Freeport Indonesia.
Direktur Utama Inalum, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Inalum dan FCX akan akan memilih manajemen setelah 51 persen saham Freeport Indonesia resmi dimiliki Inalum.
"Jadi kita akan pilih bersama," kata Budi, di Kantor Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Jumat (28/9).
Menurut Budi, pemilihan bersama pengurus direksi Freeport Indonesia merupakan upaya, untuk menjaga situasi antar kedua belah pihak tetap kondusif. Pasalnya, jika terjadi perselisihan akan mengganggu kegiatan operasi.
"Ita akan pilih bersama sama, kita perhatikan yang terbaik supaya jangan terganggu," tuturnya.
Budi mengungkapkan, kegiatan produksi pertambangan harus berjalan, hal ini untuk menciptakan kepercayaan penyedia dana pinjaman untuk membeli saham Freeport Indonesia.
"Karena banyak proses pengambil alihan itu, teman-teman tau sendiri kalau nggak mulus produksinya turun. Itu yang ingin kita pastikan tidak terjadi. Apalagi kita pinjam," tandasnya.
Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Inalum dan Freeport tak boleh ribut agar proses tambang berjalan mulus
Di perpanjangan kontrak Freeport, pemerintah fokus masalah penanganan limbah
Inalum harus penuhi syarat ini sebelum resmi miliki 51 persen saham Freeport
Pembayaran divestasi saham Freeport ditargetkan rampung November 2018
Inalum resmi miliki 51 persen saham Freeport, menkeu girang penerimaan meningkat
Freeport segera dapat perpanjangan masa operasi hingga 2041