Fokus Investasi, Pemerintah Tak Mau Ambil Pusing Soal Perang Dagang
Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution mengaku tidak mau ambil pusing terkait dengan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China. Sebab, secara dampak adanya perang dagang antara kedua negara tersebut tidak terlalu besar ke ekonomi Indonesia.
Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution mengaku tidak mau ambil pusing terkait dengan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China. Sebab, secara dampak adanya perang dagang antara kedua negara tersebut tidak terlalu besar ke ekonomi Indonesia.
"Sudahlah kita tidak ikut perang dagang kenapa pusing," kata Menko Darmin saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Rabu (26/6).
Menko Darmin mengatakan ketimbang memikirkan urusan dampak dari perang dagang, lebih baik fokus terhadap investasi. Karena adanya perang dagang antara AS dan China justru menjadi peluang bagi Indonesia untuk menarik investasi dari negara-negara yang terdampak.
"Yang kita perlukan adalah bagaimana menarik orang agar datang investasi ke sini supaya dia tidak kena urusan perang dagang," tandasnya.
Seperti diketahui, perang dagang antara AS dan China kembali memanas setelah Presiden AS, Donald Trump mengancam untuk meningkatkan lebih dari dua kali lipat tingkat tarif menjadi 25 persen yakni USD 200 miliar barang-barang China.
Baca juga:
Bertemu Jokowi, Perwakilan Bank Dunia Bahas Utang Hingga Perang Dunia
Meski Surplus, Neraca Perdagangan di Mei Belum Optimal
KTT ke-34 di Thailand Adopsi Usulan Indonesia soal Outlook ASEAN Indo-Pasifik
Di Bangkok, Jokowi Ajak Sektor Swasta ASEAN Manfaatkan Perang Dagang AS-China
Curi Peluang Perang Dagang, Indonesia Siap Pasok Sejumlah Produk ke Amerika Serikat
Perang Dagang Hambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan II