LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Flyover Cengkareng Bukan Retak, Pemerintah Bilang Sedang Proses Pemeliharaan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono coba meluruskan soal kabar mengenai retaknya jembatan layang/flyover Cengkareng, Jakarta Barat. Dia mengatakan, flyover tersebut tidak mengalami keretakan seperti yang ramai diperbincangkan, melainkan tengah ada pengerjaan pemeliharaan.

2018-12-27 13:16:44
Flyover Cengkareng
Advertisement

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono coba meluruskan soal kabar mengenai retaknya jembatan layang/flyover Cengkareng, Jakarta Barat. Dia mengatakan, flyover tersebut tidak mengalami keretakan seperti yang ramai diperbincangkan, melainkan tengah ada pengerjaan pemeliharaan.

"Gini loh ya, kalau ada beton yang renggang itu kan biasanya diisi karet. Ini karetnya yang mau diganti. Karena kalau lihat di jalur LRT semuanya kan tidak rapet. Karena dengan panas dingin itu kan dia muai-nyusut muai-nyusut," jelasnya di Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (27/12).

Disebutkannya, proses pengerjaan itu akan berlangsung selama 14 hari sejak Rabu, 26 Desember 2018 kemarin. "14 hari mulai malam kemarin," sambungnya.

Advertisement

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto menjelaskan, perbaikan memang sengaja dilakukan lantaran umur jembatan yang sudah tidak muda lagi. Karena sudah dibangun sejak 2008.

"Setiap kali melakukan survei Bridge Management System (BMS), sampai ke tol di bawahnya ada perlu penggantian pot bearing (karet bantalan jembatan). Itu ada soaring penahan struktur sampai nanti dibongkar bearing-nya, diganti peletakannya lah sekaligus diganti (karet) elastomer antar lantai," paparnya.

"Jadi itu diganti peletakannya, hubungan antar lantai penghubung itu ada karet penghubungnya. Hanya itu saja sebenarnya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan," imbuh dia.

Advertisement

Sugiyartanto pun menyatakan, renggangnya badan jalan flyover itu tidak dipengaruhi oleh adanya kendaraan berlebih muatan (overload). "Tidak ada, kalau renggang itu kan melorot atau retak atau terjadi defleksi. Itu masih dalam batas wajar bahwa penggantian elastomer atau karet penghubung antar lantai tadi adalah normal," tutur dia.

Sebelumnya, Walikota Jakarta Barat Rustam Effendi membenarkan adanya keretakan di jembatan itu. "Memang retak, sementara tidak bisa dilewati," kata Rustam

Menurut Rustam, saat ini tim dari Kementerian PU Pera sedang memperbaiki kerusakan. Sementara dari Pemprov DKI membantu mengalihkan lalu lintas atau menutup jalan sementara waktu. Perawatan flyover Cengkareng itu kewenangan pemerintah pusat.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Ada Perbaikan, Flyover Cengkareng Ditutup Hingga 31 Desember
Perbaikan Flyover Cengkareng, Lalin Kembangan Arah Pluit Dialihkan ke Jalan Arteri
Flyover Cengkareng Ditutup, Tujuan Soekarno-Hatta Disarankan Lewat JORR
Flyover Cengkareng Retak, Untuk Sementara Tak Bisa Dilewati
Flyover Cengkareng Retak, Kendaraan Bermuatan Berat Dilarang Melintas

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.