FITRA sayangkan sikap Jokowi acuhkan Panama Papers
"Sikap pemerintah yang acuh merupakan langkah mundur."
Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo yang mengacuhkan Panama Papers. Ini dinilai langkah mundur dalam perjuangan meningkatkan penerimaan pajak.
"Sikap pemerintah yang acuh merupakan langkah mundur, tidak memberikan sanksi dan hukuman. Ini adalah kemenangan para pengemplang pajak," kata Manajer Advokasi FITRA Apung Widadi saat konferensi pers, Jakarta, Kamis (14/4).
Apung menduga ketidakseriusan Jokowi mengindikasikan ada pihak yang dilindungi.
"Aneh respons Pemerintah kita, disisi lain negara lain sangat tegas merespons hal ini, namun Pemerintah dan DPR tidak berbuat banyak," katanya.
Untuk itu Apung berharap pemerintah memanfaatkan Panama Papers tersebut sebagai modal untuk melakukan investigasi menyeluruh. Dokumen tersebut memuat sejumlah nama pejabat negara.
Di antaranya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno dan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Azhar Azis.
Laporan: Sofia Ulfa
Baca juga:
BUMN masuk ke Panama Papers, ini kata Menteri Rini
Bos Pajak: Data WNI di Panama Papers 80 persen mirip dengan kita
Ini pembelaan Wapres JK, keluarga masuk daftar offshore leak
BPK sebut Jokowi serahkan kasus Sumber Waras ke aparat hukum
Presiden Jokowi larang pembukaan lahan baru tambang dan kelapa sawit
Jokowi buat moratorium kelapa sawit untuk tingkatkan produksi