LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Fakta seputar tempat manggung Michael Buble di Tangsel

Gedung terbesar di Asia Tenggara.

2014-12-12 11:16:19
BSD
Advertisement

Anda penggemar Michael Buble? Bersiaplah, biduan ternama Kanada itu rencananya bakal manggung di Tanah Air, 29 Januari mendatang.

Tapi, jangan kaget, pelantun lagu "home" itu nggak manggung di tempat biasa dipakai konser-konser penyanyi luar negeri, kebanyakan berlokasi di Jakarta.

Dia bakal unjuk suara di Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan. Jangan dulu berpikir lokasinya pasti kecil sehingga susah kebagian tempat.

Advertisement

Sebab, daerah pinggir Jakarta itu sudah punya Indonesia Convention Exhibition (ICE). Gedung konvensi dan eksibisi di atas tanah seluas 22 hektar ini diklaim terbesar di Asia Tenggara.

Saat ini pembangunannya sudah memasuki tahap akhir dan bakal segera dioperasikan awal tahun depan. Itu artinya Michael Buble menjadi pesohor pertama menikmati kemegahan gedung berstandar internasional itu.

Berikut fakta-fakta seputar ICE:

Advertisement

Makan biaya Rp 3,8 triliun.

Pembangunan gedung konvensi dan eksibisi terbesar di Asia Tenggara ini makan biaya sekitar Rp 3,8 triliun. Saat ini, pengerjaaannya sudah mencapai 80 persen.

Presiden Direktur PT Indonesia International Expo (IIE), Danny Budiharto, pembangunan gedung bakal tuntas seluruhnya Maret 2015. Kendati demikian, pengoperasiannya bisa dilakukan lebih awal, Januari mendatang.

"Awal dari tonggak sejarah baru industri pameran Indonesia yang layak diperhitungkan bagi pertumbuhan bisnis," ucap Danny, di Tangerang, kemarin.

Menampung 10 ribu orang

Gedung pertunjukan megah ini dibangun di atas lahan seluas 22 hektar. Lebih luas ketimbang Jakarta Convention Center (JCC) hanya 3 hektar.

Total luas bangunan ICE mencapai 200 ribu meter persegi. Terdapat 33 ruang konvensi, bisa menampung 10 ribu orang.

Kemudian sepuluh ruang pameran seluas 50 ribu meter persegi. Belum termasuk area pameran luar ruang seluas 50 ribu meter persegi.

"Kami juga tersedia in-house food production, fasilitas parkir 3 ribu kendaraan serta 300 kamar hotel bintang 4," kata Danny Budiharto.

Operator perusahaan asing

Meskipun dibangun perusahaan lokal, namun operasional ICE bakal dijalankan perusahaan asing. Yaitu, Deutsche Messe AG.

Perusahaan Jerman ini pemilik Hannover Messe, pusat konvensi dan pameran terbesar di dunia. Deutsche Messe juga merupakan pemegang saham dan operator Shanghai New International Expo Centre (SNIEC) di China.

"Kalau melihat bangunan, kita menggunakan arsitek nomor satu dunia bidang eksebisi. Operator kita pilih nomor satu," kata Danny Budiharto, Presiden Direktur PT Indonesia International Expo (IIE).

(mdk/yud)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.