LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Faisal Basri beberkan amburadulnya pengelolaan BUMN saat ini

Selain itu, sejumlah BUMN menurut Faisal juga menjauh dari misinya. Makin banyak BUMN merambah bisnis yang bukan bisnis intinya. Misalnya, PT Adhi Karya dan PT Pegadaian yang kini merambah bisnis hotel.

2017-06-08 16:48:59
BUMN
Advertisement

Ekonom, Faisal Basri mengkritik pengelolaan perusahaan BUMN saat ini. Menurutnya, banyak yang telah menyimpang dan tidak sesuai dengan tujuan UUD. Salah satu contohnya adalah banyaknya anak dan cucu perusahaan BUMN sehingga membuat perusahaan tidak fokus.

"Sekarang saatnya menata ulang BUMN, anak cucunya sudah engak tahu lagi berapa banyak, kita harus menata ulang," ucap Faisal dalam acara diskusi di Jakarta, Kamis (8/6).

Faisal mengatakan, BUMN saat ini diperlakukan dengan sangat luar biasa. Mereka bisa memonopoli rakyat. "Contoh kalau Anda masuk tol mau bayar pakai GTO harus pakai bank negara, ini kan hak warga dan diskriminasi negara."

Advertisement

Selain itu, sejumlah BUMN menurut Faisal juga menjauh dari misinya. Makin banyak BUMN merambah bisnis yang bukan bisnis intinya. Misalnya, PT Adhi Karya dan PT Pegadaian yang kini merambah bisnis hotel.

"Mau yang lebih aneh lagi Perum Bulog mengakuisisi PT Gendhis Multi Manis yang merupakan swasta murni terlilit utang Rp 1 triliun. Salah satu yang dapat itu orang Gerindra yang jadi komisarisnya," katanya.

Faisal menyarankan agar pemerintah kembali memetakan BUMN dan berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

Advertisement

"Jadi bagaimana menata BUMN ini kita harus petakan dulu, lihat ada manfaat sosialnya engak? Kalau tidak tutup."

Baca juga:
Hingga Mei 2017, PT PP raih kontrak baru senilai Rp 12,6 triliun
PGN gandeng Jasa Tirta II bangun infrastruktur gas bumi
Senegal kepincut kapal, pesawat dan tanker buatan anak negeri
2019, PLN optimis 98 persen desa di Sumatera dialiri listrik
Ekspansi kredit, BNI terbitkan obligasi Rp 10 triliun

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.