LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ethiopia belajar strategi pengelolaan BUMN pada Indonesia

Ethiopia juga menginginkan BUMN Indonesia mengembangkan usaha di negara berpenduduk 90 juta jiwa itu.

2016-04-08 15:53:48
BUMN
Advertisement

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menerima kunjungan Menteri BUMN Ethiopia Demitu Hambisa Bonsa dalam rangka mempelajari pengelolaan perusahaan milik negara mulai dari pendirian hingga mengembangkan suatu korporasi. Menteri BUMN Ethiopia didampingi Dubes Ethiopia untuk Indonesia Aarega Halu Tefferad.

"BUMN Ethiopia ingin berguru kepada Indonesia soal pengelolaan korporasi. Mulai dari Perundangan-undangan BUMN hingga restrukturisasi. Mereka tertarik untuk belajar dari Indonesia," kata Staf Khusus Menteri BUMN Riza Primadi di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, seperti dilansir Antara, Jumat (8/4).

Menteri Rini sendiri didampingi Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Fajar Harry Sampurno, serta direksi empat BUMN seperti PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Pelindo II (Persero), PT Pelni (Persero), dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero).

Pada kesempatan itu pihak Ethiopia menanyakan soal struktur dan operasional BUMN hingga hubungan perusahaan dengan Kementerian BUMN sebagai pemegang saham. "Kementerian BUMN Ethiopia baru dibentuk delapan bulan, Dubes Ethiopia untuk Indonesia juga baru bertugas selama satu bulan. Intinya mereka benar-benar ingin banyak belajar dari Indonesia," ujar Riza.

Selain belajar langsung, Ethiopia juga menginginkan BUMN Indonesia mengembangkan usaha di negara berpenduduk 90 juta jiwa itu. "Mereka ingin BUMN Indonesia melakukan ekspansi ke negara itu untuk menjadi investor pada sektor infrastruktur, jalan, pelabuhan, pabrik semen, kerja sama penerbangan, hingga telekomunikasi," kata Riza.

"Melihat antusias para delegasi tersebut, kami juga siap membantu dan menindaklanjutinya dengan mengirimkan berbagai literatur seperti UU BUMN, UU Pasar Modal, UU Perseroan Terbatas dan peraturan-peraturan terkait BUMN," tutupnya.

Baca juga:
PGN dan PLN perpanjang kontrak pasokan gas PLTGU Muara Tawar
Bank Mandiri cabang China dapat izin transaksi gunakan Yuan
Datang mesin cetak baru, Peruri bakal kurangi pekerja
Timah bakal bangun pabrik pengolahan mineral tanah jarang Rp 100 M
Aset Bank Mandiri di luar negeri tembus USD 3 miliar
Laba 2015 merosot, PT Timah tetap sebar dividen Rp 30,47 miliar
Perum Peruri rencana produksi paspor buat Palestina

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.