LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Eskavator buatan Pindad bakal digunakan bangun daerah perbatasan

"Eskavator Pindad membantu kebutuhan peralatan nasional dalam bidang infrastruktur khususnya di daerah perbatasan."

2016-02-07 13:32:00
PT Pindad
Advertisement

Direktur Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU-Pera, Hedy Rahadian belum lama ini melakukan kunjungan kerja ke PT. Pindad (Persero) Bandung, Jawa Barat. Dia ingin melihat langsung produk anak bangsa serta membahas teknik desain hingga unjuk kinerja produk Pindad, khususnya eskavator Excava 200.

Hedy Rahadian mengatakan bahwa Ditjen Bina Marga menginginkan agar produk eskavator buatan Pindad yakni Excava 200 dapat membantu kebutuhan peralatan nasional dalam bidang infrastruktur khususnya di daerah perbatasan.

Eskavator ini adalah salah satu produk non militer yang mulai dikembangkan Pindad sejak akhir 2014 yang memiliki kapasitas 20 ton.

Advertisement

Produk ini mempunyai beberapa keunggulan dibandingkan beberapa produk sejenis, yaitu kualitas dan kehandalan yang sejajar dengan produk lain, biaya operasional yang lebih rendah karena memiliki spesifikasi mesin sesuai dengan aplikasi. Tak hanya itu, eskavator ini juga memiliki komponen struktur yang lebih kokoh, digunakannya floating pin dan lube system untuk mempermudah perawatan, memiliki undercarriage skiddy specification. Eskavator dilengkapi dengan ekstra jalur sistem hidrolik untuk breaker atau attachment lainnya serta memiliki heavy duty bucket specification. Selain itu harga yang dipasarkan relatif lebih kompetitif dibandingkan produk lainnya.

PT. Pindad berharap setelah kunjungan ini akan ada kerjasama positif yang berkesinambungan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Tahun lalu, Direktur Utama PT Pindad, Silmy Karim mengatakan, pembuatan eskavator seiring dengan ambisi pemerintah yang tengah gencar menggarap proyek infrastruktur. Pihaknya sesumbar bahwa produknya ini mampu bersaing dengan merek ternama lainnya, seperti Kobelco dan Caterpilar.

Advertisement

"Kami sudah biasa membuat crane atau produk lain. Malah kata karyawan kami, membuat eskavator lebih mudah," ucap Silmy karim di Bandung, Sabtu (27/6/2015).

Eskavator buatan anak negeri ini sudah mulai diproduksi pada 2016. Adapun harga yang ditawarkan berkisar USD 90.000 atau setara Rp 1,1 miliar sampai USD 110.000 atau Rp 1,46 miliar dengan kurs Rp 13.332 per USD. "Harganya kami bersaing dengan yang lain," terangnya.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.