LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

ESDM: Harga BBM naik bukan keputusan terburu-buru

Sudah dikaji sejak pertengahan Maret.

2015-03-28 12:53:40
BBM Naik
Advertisement

Pemerintah kembali menaikkan harga bahan bakar minyak. Ini seiring melonjaknya harga minyak dunia.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM I Gusti Nyoman Wiratmaja mengatakan penaikan itu bukan keputusan mendadak. Sebab, pihaknya sudah mengkajinya sejak pertengahan Maret, seiring melonjaknya harga minyak dunia hingga sekitar USD 10 per barel.

"Jadi tidak terburu-buru, semuanya sudah dikaji sampai matang," jelas dia di Jakarta, Sabtu (28/3).

Advertisement

Menurutnya, rencana penaikan ini sudah dilaporkan ke Presiden Joko Widodo. "Dan diputuskan ini yang paling baik."

Sejak dinihari tadi, harga premium untuk luar Jawa-Madura-Bali naik menjadi sebesar Rp7.300 per liter dari semula Rp 6.800 per liter. Sementara, harga premium di Jawa-Madura-Bali, ditetapkan Rp 7.400 per liter. Adapun harga Solar naik menjadi sebesar Rp 6.900 per liter dari semula Rp 6.400 per liter.

Juru Bicara Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan harga BBM di Indonesia belum menyentuh nilai keekonomian.

Advertisement

"Keekonomian akan tercapai apabila Harga Indeks Pasar (HIP) turun," katanya dalam siaran pers.

Wianda menjelaskan, harga indeks pasar dunia untuk gasoline atau premium dan gasoil (solar) serta nilai kurs dolar Amerika Serikat terhadap rupiah mengalami peningkatan signifikan selama periode akhir Januari hingga akhir Maret 2015. Ini memberikan pengaruh pada pergerakan harga BBM.

Berdasarkan data Pertamina, pada periode tersebut, harga indeks pasar dunia untuk premium telah meningkat sebesar 13 persen, sedangkan Solar meningkat 9 persen. Peningkatan tersebut menjadi lebih besar lantaran kurs dolar terhadap rupiah juga mengalami peningkatan sebesar 3,4 persen.

"Sehingga ketika dirupiahkan, harga indeks pasar dunia untuk remium dan Solar masing-masing telah meningkat sebesar 17 persen dan 13 persen. Kenaikan ini tentu saja akan berdampak terhadap harga kedua jenis BBM tersebut. Untuk itu, memang diperlukan penyesuaian harga Premium dan Solar yang berlaku saat ini."

Baca juga:
Jusuf Kalla: Harga Premium dan Solar naik karena Rupiah melemah
JK: Kenaikan harga BBM karena rupiah melemah terhadap dolar
Tolak kenaikan harga BBM, mahasiswa Yogyakarta blokir jalan
Ekonom usul harga BBM diubah setiap enam bulan
Jokowi dinilai tak perlu umumkan perubahan harga BBM

(mdk/yud)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.