Eropa anggarkan Rp 5,9 juta ajak remaja keliling benua pakai kereta
Pemerintah Uni Eropa berencana menganggarkan Rp 5,9 juta untuk mengajak para remaja di negaranya berkeliling benua menggunakan kereta. Rencana ini menyusul banyak konflik yang terjadi di Eropa yang mengakibatnya tingkat pengangguran meningkat di beberapa negara anggota dan keluarnya Inggris dari Uni Eropa.
Pemerintah Uni Eropa berencana menganggarkan USD 456 atau Rp 5,9 juta untuk mengajak para remaja di negaranya berkeliling benua menggunakan kereta.
Rencana ini menyusul banyak konflik yang terjadi di Eropa yang mengakibatnya tingkat pengangguran meningkat di beberapa negara anggota dan keluarnya Inggris dari Uni Eropa.
"Kami mengagumi keberanian dan tingkat ambisi dan kami siap untuk mengeksplorasi (rencana) lebih lanjut," kata Pejabat Transportasi Atas Uni Eropa Violeta Bulc seperti ditulis CNN, Kamis (6/10).
Sebagian berpendapat rencana ini memungkinkan para remaja di Eropa untuk mengeksplorasi dan memiliki banyak teman di seluruh benua.
Para remaja juga diberi kesempatan untuk mengikuti program pertukaran pelajar di 34 negara anggota. Tak hanya itu, mereka juga akan diberikan beasiswa untuk menutupi kebutuhan hidupnya selama menjalani program tersebut.
"Mobilitas orang-orang muda sangat penting dalam mempromosikan rasa milik Eropa. Program tersebut akan memberikan semua orang muda, terlepas dari latar belakang pendidikan mereka, kesempatan untuk menemukan keberagaman Eropa," kata salah satu pendukung.
Meski begitu, rencana ini masih dalam kajian. Nantinya, para remaja bisa menikmati perjalan dari Athena-Aberdeen dan Lisboa-Helsinki.
Baca juga:
Bos pajak klaim Tax Amnesty Indonesia ungguli Eropa
KKP & SIPPO gelar FBM, genjot ekspor agar dan karagina di Eropa
Undang PBB dan Uni Eropa ke Filipina, ini alasan Duterte
Bos BI optimis penurunan suku bunga acuan jaga stabilitas ekonomi
Duterte acungkan jari tengah kepada Uni Eropa
Tembakau Sumatera masih jadi primadona penggemar cerutu di Eropa
Generasi Jihad dan ancaman perang saudara di Eropa