Erick Thohir: UU Cipta Kerja Bantu Tingkatkan Investasi Bangun Proyek Strategis
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir memaparkan sejumlah upaya pemerintah dalam menangani pandemi covid-19, sekaligus memulihkan ekonomi nasional. Erick melihat, pandemi ini menciptakan peluang dan lompatan bagi Indonesia untuk mengejar ketertinggalannya selama ini.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir memaparkan sejumlah upaya pemerintah dalam menangani pandemi covid-19, sekaligus memulihkan ekonomi nasional. Erick melihat, pandemi ini menciptakan peluang dan lompatan bagi Indonesia untuk mengejar ketertinggalannya selama ini.
"Inilah saatnya kita membenahi diri secara fundamental. Melakukan transformasi dan menjalankan strategi besar di bidang ekonomi hukum sosial kebudayaan termasuk lingkungan," kata dia dalam Economic Outlook 2021: Manfaat UU Cipta Kerja Bagi Dunia Usaha, Selasa (24/11).
Hal yang sangat diperlukan saat ini adalah strategi bersifat jangka pendek untuk survive, jangka menengah untuk restart dan jangka panjang untuk inovasi. Erick menyebut, UU Cipta kerja hadir untuk menjawab itu semua, dan mendobrak stagnasi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Di mana UU ini dimaksudkan untuk menstimulasi perekonomian saat ini dan setelah pandemi covid-19.
"UU cipta kerja akan membantu meningkatkan investasi pemerintah melalui pembentukan lembaga pengelola investasi Sovereign Wealth Fund (SWF) untuk percepatan pembangunan berbagai proyek strategis. Seperti jalan tol, bandara, pelabuhan kesehatan dan juga sektor potensial seperti pariwisata dan teknologi,"kata dia.
Perizinan Lebih Mudah
Selain itu, dalam menjalankan investasi Sovereign Wealth Fund, Erick mengatakan manajemen akan disupervisi oleh para investor dari kalangan internasional yang merupakan perwakilan dari negara mereka. Sebab, untuk merestart perekonomian diperlukan penciptaan iklim investasi yang ramah bagi investor domestik dan internasional.
"Undang-Undang cipta kerja tetap menunjukkan keberpihakan kepada para pekerja. Sekaligus juga memberikan kemudahan bagi para investor dalam membuka investasi baru," kata dia.
Erick menambahkan, komitmen pemerintah untuk menarik investasi juga terlihat dari pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Seperti kawasan industri, kawasan pariwisata, serta kawasan kesehatan, dimana BUMN ikut dilibatkan dalam pembangunan infrastruktur dasar dan pendukung. Sehingga akan memberikan kenyamanan bagi para pelaku usaha.
Terkait dengan izin lingkungan, UU cipta kerja akan memberikan kemudahan dalam memperoleh persetujuan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Selanjutnya mengintegrasikan izin AMDAL ke dalam perizinan usaha. "Ini adalah angin segar dalam hal penyederhanaan perizinan berusaha," tukas dia.
Reporter: Pipit Ika Ramdhani
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)