Erick Thohir Tegaskan Kementerian BUMN Tidak Berpihak ke Tenaga Kerja Asing
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan, pihaknya tidak berpihak ke tenaga asing dalam keterlibatan pembangunan proyek-proyek BUMN. Menurutnya, sebagian besar proyek-proyek BUMN dikelola oleh pekerja dalam negeri. Kalaupun ada keterlibatan tenaga kerja asing, jumlahnya sangat sedikit.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan, pihaknya tidak berpihak ke tenaga asing dalam keterlibatan pembangunan proyek-proyek BUMN. Menurutnya, sebagian besar proyek-proyek BUMN dikelola oleh pekerja dalam negeri. Kalaupun ada keterlibatan tenaga kerja asing, jumlahnya sangat sedikit.
"Kita sangat sedikit sekali penggunaan tenaga asing. Saya rasa di jajaran direksi, jajaran bawah apakah pekerja, hampir sedikit sekali bahkan tidak ada saya yakini," kata Erick dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI secara daring, Kamis (8/7).
Erick melanjutkan, tenaga kerja asing diikutsertakan jika ada proyek BUMN yang bekerja sama dengan pihak luar negeri. Misalnya, kerjasama PT PLN dengan Masdar dalam membangun tenaga surya terapung.
"Mungkin saja ada 1-2 orang expertise dari mereka datang ke proyek itu memastikan proyek ini berjalan dengan baik," kata Erick.
"Tapi saya pastikan, kami dari Kementerian BUMN tidak mungkin berpihak kepada asing," tandasnya.
Reporter: Athika Rahma
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Kementerian BUMN Usul PLN Dapat PMN Rp8,2 Triliun di 2022
Kondisi BUMN Karya Saat Ini Disebut Cukup Memprihatinkan
BNI Diusulkan Dapat PMN Rp7 Triliun di 2022
Erick Thohir Usul PMN Rp72 Triliun untuk 12 BUMN di 2022
Erick Thohir: Dalam 10 Tahun, BUMN Setor Pendapatan Rp3.295 T ke Negara
Erick Thohir: Data Kemenkes, 90 Persen Pasien Covid-19 Meninggal Tidak Mau Divaksin