Erick Thohir Siap Dicopot dari Menteri BUMN Jika Kinerja Tak Memuaskan
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir langsung tancap gas sejak hari pelantikan. Tak tanggung-tanggung, di hari pertama masa jabatan dia langsung mengumpulkan semua jajaran BUMN untuk rapat setelah acara serah terima jabatan.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir langsung tancap gas sejak hari pelantikan. Tak tanggung-tanggung, di hari pertama masa jabatan dia langsung mengumpulkan semua jajaran BUMN untuk rapat setelah acara serah terima jabatan.
"Besok sudah mulai Ratas dan saya izin tadi kepada semua jajaran mulai meeting habis (acara serah terima) ini," kata dia, di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (23/10).
Dia menegaskan akan berupaya untuk melaksanakan mandat yang diserahkan Presiden padanya. Dia bahkan sudah mengantongi KPI (Key Performance Indicators) untuk 3 bulan ke depan.
Meskipun tidak menjabarkan secara rinci terkait 'KPI' tersebut, Erick menegaskan, kesiapannya menjalankan tugas yang diserahkan Jokowi. Dia pun siap dicopot jika kinerjanya dinilai tidak memuaskan oleh orang nomor RI itu.
"Saya punya KPI (Key Performance Indicators) 3 bulan dan statement ini disampaikan beliau (Presiden Jokowi), bahwa semua Menteri harus siap dicopot dan saya sangat siap dicopot," tegas dia.
Karena itu, dia meminta dukungan semua pihak baik anak buah, jajaran perusahaan pelat merah, hingga pelaku usaha swasta. Dengan demikian semua target-target yang ditetapkan dapat dicapai.
"Kita bisa saling bantu. Bekas menteri, Ketua Kadin hadir insya Allah kalau kita solid ada jalan," tandasnya.
Baca juga:
Datangi Kementerian BUMN, Erick Thohir dan Istri Disambut Palang Pintu
Menengok Gurita Bisnis Sumber Kekayaan Menteri BUMN Erick Thohir
Pesan JK ke Nadiem, Erick & Bahlil: Ini Ujian, Dunia Usaha & Birokrat Berbeda
Deretan Tim Kampanye Jokowi Jadi Menteri, dari Erick Thohir Hingga Bahlil Lahadalia
Susunan Menteri Bidang Ekonomi Kabinet Indonesia Maju: 10 Muka dan 3 Nomenklatur Baru
Dua Hari Jokowi Mencari Menteri