LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Erick Thohir Harap Lebih Banyak Nasabah Mekaar Naik Kelas

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berkesempatan berbincang dengan salah satu nasabah Mekaar PNM asal Cikarang, Eni. Setelah mendengar kisah suksesnya, dia meminta Eni untuk bisa mengajak nasabah Mekaar lainnya untuk bisa ikut naik kelas.

2021-09-13 13:03:31
BUMN
Advertisement

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berkesempatan berbincang dengan salah satu nasabah Mekaar PNM asal Cikarang, Eni. Setelah mendengar kisah suksesnya, dia meminta Eni untuk bisa mengajak nasabah Mekaar lainnya untuk bisa ikut naik kelas.

Eni sebagai pelaku UMKM telah bergabung menjadi nasabah Mekaar selama satu tahun kebelakang. Namun, saat ini telah meningkatkan kelasnya dengan mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI. Hal ini menunjukkan Eni mampu naik kelas dengan langkahnya tersebut.

"Ini cepat ini luar biasa, nanti bu Eni saya rasa kesuksesan ibu untuk naik kelas ini kita harapkan disebarluaskan kepada ibu mekaar lainnya, supaya ibu-ibu Mekaar itu bisa naik kelas, tolong nanti bantu ajari mereka juga ya," kata Erick dalam Penandatanganan Perjanjian Peralihan Saham Holding BUMN Ultra Mikro, Senin (13/9).

Advertisement

Selain itu, Eni juga memanfaatkan metode online atau pesanan pre order secara online guna bisa jadi jalan keluar dari tekanan pandemi covid-19. Erick berharap, kisah Eni bisa menginspirasi ibu-ibu Mekaar lainnya untuk naik kelas. Menurutnya, penjelasan Eni akan lebih diterima nasabah jika dibanding jika dijelaskan oleh pihak Kementerian BUMN.

"Ini bagus ini, kan kalau kita-kita (kementerian BUMN) yang sampaikan kadang nasabah itu tidak percaya, tapi dengan cerita langsung dari Ibu Eni ini mudah-mudahan bisa jadi inspirasi ibu-ibu lain," tambahnya.

Erick juga mengatakan, saat ini tengah mengusahakan untuk mendorong adanya transformasi di pelaku usaha Warteg di Jakarta. Dari 35 ribu jumlah warteg di Jakarta, 17.500 di antaranya beralih dengan memanfaatkan metode online dalam pemasaran.

Advertisement

Kendati demikian, Menteri Erick tak merinci tentang rencananya tersebut guna mendorong warteg untuk memanfaatkan pasar online. "Dari online bisa mendapatkan penghasilan sekitar 30-40 persen, tadinya (pendapatannya) hilang sekarang dengan online masuk lagi," katanya.

Reporter: Arief Rahman H.

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Program Makmur Genjot Produktivitas Petani Singkong & Padi di Lampung Tengah
PPI Ekspor 600 Ton Kopi ke Mesir Senilai USD1,2 Juta
Pos Indonesia Hadirkan Beragam Layanan Digital Baru, ini Rinciannya
Bandara Sepinggan Balikpapan Kembali Sabet Predikat Terbaik Asia Pasifik
Petrokimia Gresik Berencana Bangun Pabrik Soda Ash Rp 4,5 T, Pertama di Indonesia
PLN Renovasi Rumah Warga Ende NTT Pakai Abu Sisa Batu Bara PLTU,Biaya Hemat 40 Persen

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.