Erick Thohir banggakan kinerja antv dan sukses Mahabharata
Erick menyebut penguatan bisnis MDIA tak lepas dari tingginya kepercayaan investor terhadap saham perusahaan.
PT Intermedia Capital Tbk (kode emiten: MDIA), induk usaha dari stasiun televisi antv yang masuk dalam grup VIVA, membayarkan dividen untuk tahun buku 2013 senilai Rp 39,2 miliar kepada pemegang saham. Besaran dividen yang dibayarkan 32,9 persen dari total laba bersih perseroan pada 2013.
Direktur Utama Intermedia Capital Erick Thohir membanggakan capaian kinerja MDIA yang sepanjang tahun lalu mencatat laba bersih Rp 119 miliar. Nilai ini melesat 173,6 persen dibandingkan tahun 2012 sebesar Rp 43,5 miliar.
Erick juga menyebut penguatan bisnis MDIA tak lepas dari tingginya kepercayaan investor terhadap saham perusahaan. Sejak IPO pada 11 April 2014, harga saham MDIA merangkak naik dari Rp 1.380 ke Rp 1.980 per saham atau naik 43,4 persen.
Kebangaan lain, share antv saat ini disebut-sebut mencapai rata-rata 10,2 persen atau melampaui tingkat pencapaian pada 2013 yang hanya 6,7 persen. Dia memaparkan, dari data survei Nielsen, share antv sempat tinggi pada Juni dan Juli 2014 dengan total rata-rata tv share 16,6 persen.
"Kami sangat puas dengan pencapaian yang telah berhasil diraih antv. Meskipun tayangan Piala dunia telah berakhir, TV share kami tetap tinggi, sesuatu yang jarang terjadi di TV lain ketika even besar selesai ditayangkan," ujar Erick melalui siaran pers yang diterima Minggu (28/9).
Capaian ini, kata dia, tidak lepas dari kesuksesan program pilihan untuk masyarakat. Salah satunya yang mencuri perhatian masyarakat adalah program hiburan Mahabharata dan Mahadewa.
Salah satu pemilik klub sepak bola Inter Milan ini menuturkan, dari data Nielsen, Mahabharata dan Mahadewa menduduki posisi teratas pada jam tayangnya dengan share masing-masing sebesar 20,9 persen dan 24,9 persen. Hal ini ditanggapi serius pihak manajemen antv.
Corporate Secretary Intermedia Capital David Pardede mengakui, pihaknya sengaja mendatangkan pemeran utama drama series Mahabharata ke Indonesia sebagai strategi menjaga performa kinerja share antv.
"Kami juga akan membuat program reality show yang melibatkan pemain utama mahabharata. Tujuannya agar pemirsa bisa lebih dekat dan berinteraksi dengan artis-artis pujaannya," tutur David.
Analis Pasar Modal dari Trust Securities, Reza Priyambada melihat, dengan dukungan televisi Free To Air (FTA) atau tidak berbayar, ANTV berfokus pada penyampaian konten keluarga, anak-anak, dan hiburan.
"Sebagai FTA dan pilihan kontennya yang menarik inilah yang membuat MDIA memiliki peluang untuk lebih meningkatkan pendapatan dari iklan. Segmentasi yang menarik membuat ANTV menjadi televisi yang banyak diminati, terutama dari para wanita yang identik dengan tayangan hiburan, film dan informasi," tutur Reza.
(mdk/noe)