LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ekonomi memburuk, Rusia terancam kehabisan cadangan devisa di 2016

Rusia tak bisa bertahan jika harga minyak dunia masih bertahan di bawah USD 50 per barel.

2015-10-28 12:39:09
harga minyak dunia
Advertisement

Menteri Keuangan Rusia, Anton Siluanov mengaku khawatir dengan kesehatan ekonomi negaranya. Menurut dia, cadangan devisa Rusia terancam habis pada 2016 mendatang jika harga minyak dunia bertahan rendah yaitu di bawah USD 50 per barel.

Anton di depan parlemen Rusia mengatakan, jika harga minyak dunia masih di bawah USD 50 per barel dan nilai tukar Rubel terhadap dolar Amerika (USD) masih tetap, maka pendapatan negara terancam hilang USD 14,14 miliar.

"Cadangan devisa kami di 2015 bakal tergerus USD 40,85 miliar, lebih dari setengahnya," kata Siluanov seperti dilansir CNBC, Rabu (28/10).

Advertisement

"Ini artinya bahwa 2016 mendatang kita kemungkinan akan kehabisan cadangan devisa, jika terus seperti ini," sambungnya.

"Jika harga minyak dunia tetap USD 44 per barel dan nilai tukar tetap 62 Rubel per USD, maka anggaran kita akan jatuh dalam waktu singkat. Kita benar-benar menghadapi risiko ini," tegasnya.

Cadangan devisa Rusia berasal dari pendapatan anggaran baik dari produksi dan ekspor minyak dan gas alam. Ini telah menjadi instrumen utama untuk menutupi defisit anggaran pemerintah yang disebabkan rendahnya harga minyak dunia.

Advertisement

Kementerian Keuangan Rusia mengatakan telah menghabiskan USD 6 miliar cadangan devisa untuk menutup defisit anggaran pada September lalu. Angka ini naik dua kali lipat jika dibanding pengeluaran cadangan devisa pada Juli dan Agustus lalu.

Pada Juli lalu, Kementerian Keuangan Rusia mengatakan ingin kembali menambah cadangan devisa jika harga minyak dunia berada di atas USD 70 per barel. Dana ini dinilai sangat penting dan kemungkinan mendapatkannya juga sudah pupus karena harga minyak dunia masih bertahan di bawah USD 50 per barel.

Kondisi Rusia diperkirakan masih akan terus memburuk karena tidak ada harapan bahwa harga minyak dunia akan segera naik. Melemahnya perekonomian China dan melimpahnya pasokan minyak global menahan harga minyak dunia di bawah USD 50 per barel.

Padahal, Rusia selama ini sangat bergantung pada penjualan minyak sebagai sumber pendapatan negara.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.