Ekonomi membaik, Bank Mandiri optimis kredit macet bakal turun
"Perkembangan terakhir di bulan Januari dan Februari tahun ini, kelihatannya harapan kita penurunan angka NPL di 2017 mudah-mudahan akan jadi kenyataan. Harusnya Puncaknya secara tahunan itu sudah ada di akhir tahun 2016," ungkap Pahala.
PT Bank Mandiri Tbk mencatat rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) meningkat secara gross dari 2,6 persen menjadi 4 persen, sementara NPL nett naik dari 0,63 persen menjadi 1,53 persen pada tahun 2016. Kenaikan NPL tersebut masih terimbas dari perlambatan ekonomi di sepanjang 2015 dan 2016.
Direktur Keuangan Bank Mandiri, Pahala Nugraha Mansury mengatakan, pihaknya memproyeksikan NPL menurun menjadi 3,5 persen di tahun 2017. Hal tersebut, berkaca dari perkembangan perekonomian Indonesia yang semakin membaik pada bulan Januari hingga Februari tahun ini.
"Perkembangan terakhir di bulan Januari dan Februari tahun ini, kelihatannya harapan kita penurunan angka NPL di 2017 mudah-mudahan akan jadi kenyataan. Harusnya Puncaknya secara tahunan itu sudah ada di akhir tahun 2016," ungkap Pahala di Plaza Mandiri, Jakarta, Selasa (14/3).
Pahala mengatakan, penurunan NPL bukan sesuatu yang mustahil terjadi tahun 2017, melihat perbaikan ekonomi yang terjadi terus menerus. Di mana perbaikan ekonomi tersebut didukung oleh harga komoditas yang terus stabil dan membaik.
"Dan kalau misalnya di 2017 ekonomi membaik, dan yang paling menentukan itu mungkin adalah perbaikan dari harga komoditas, yang memang dari semenjak triwulan ke 4 tahun lalu sudah menunjukan adanya tren yang membaik," ungkapnya.
Baca juga:
Bank Mandiri ganti komisaris & bagi dividen Rp,27 266 per saham
Kisah Andi olah minyak jelantah hingga jadi bahan bakar biodiesel
Bank Mandiri dukung buruh migran buka wirausaha dengan teknologi
Lewat karyanya, Devi ingin kembangkan minat baca anak sejak dini
WMM Expo raih apresiasi dari menteri Jokowi