Ekonomi Indonesia diramalkan belum menggembirakan di tahun anjing tanah
Pakar Feng Shui, Xiang Yi Hong memprediksi secara keseluruhan perekonomian Indonesia pada tahun 2018 belum cukup menggembirakan. Ekonomi Indonesia di tahun Anjing Tanah, masih akan banyak dipengaruhi berbagai hal baik dalam negeri maupun luar negeri.
Pakar Feng Shui, Xiang Yi Hong memprediksi secara keseluruhan perekonomian Indonesia pada tahun 2018 belum cukup menggembirakan. Ekonomi Indonesia di tahun anjing tanah, masih akan banyak dipengaruhi berbagai hal baik dalam negeri maupun luar negeri.
"Menurut saya tahun ini, ekonomi secara keseluruhan belum menggembirakan. Artinya, belum sebaik apa yang diharapkan," ujar Xiang Yi kepada merdeka.com di Jakarta, Senin (1/1).
Xiang Yi mengatakan tahun ini perekonomian Indonesia masih akan banyak bergantung pada roda ekonomi dalam negeri. Di antaranya daya beli masyarakat masih perlu terus didorong.
"Indonesia masih akan banyak bertumpu pada ekonomi dalam negeri di tahun 2018. Artinya, faktor internal masih akan lebih kuat seperti daya beli," jelasnya.
Dari sisi keuangan, pemerintah disarankan untuk mulai membahas rencana redominasi. Namun demikian, melakukan redominasi di tahun 2018 belum dapat dilakukan sepenuhnya.
"Kalau finance, tahun ini oke-oke saja. Redominasi sudah mulai boleh dibahas, karena sepertinya ada rencana melakukan redominasi. Tapi kalau langsung dilakukan belum bisa, karena akan berdampak banyak terhadap ekonomi," jelasnya.
Pemerintah juga diimbau lebih aktif mengendalikan isu isu negatif di tahun 2018 supaya tidak berdampak besar bagi ekonomi. "Sampai saat ini belum baik, jadi perlu ada pembenahan terhadap isu negatif. Yang mana sampai saat ini belum efektif. Itu yang harus dilakukan, jadi jangan dibiarkan terus berkembang," tandasnya.
Baca juga:
Ramalan bisnis dan pemilik shio yang cuan di tahun anjing tanah 2018
Harga pangan naik, pedagang keluhkan pembeli menurun di akhir tahun
Hingga 31 Desember, Pertamina klaim mampu penuhi kenaikan permintaan BBM dan elpiji
Daftar prestasi sepanjang 2017 dan PR Indonesia di 2018 versi Menteri Sri Mulyani
Hari ini, Pertamina resmi kelola blok penghasil gas bumi terbesar Indonesia
'Fokus saya bukan pemerataan pembangunan namun pendapatan masyarakat'
Pelemahan industri ritel di tengah kemajuan ekonomi Indonesia