Efisiensi Pertamina tahun ini USD 1 M, tahun lalu USD 2,67 M
Direktur Keuangan dan Strategi Perusahaan, Arief Budiman mengatakan, semakin rendahnya besaran efisiensi dikarenakan sudah makin stabilnya harga minyak dunia.
PT Pertamina menargetkan bisa melakukan penghematan hingga USD 1 miliar tahun ini. Angka ini lebih rendah dibanding realisasi 2016 sebesar USD 2,67 miliar.
Direktur Keuangan dan Strategi Perusahaan, Arief Budiman mengatakan, semakin rendahnya besaran efisiensi dikarenakan sudah makin stabilnya harga minyak dunia.
"(Efisiensi) Masih bisa dilakukan. Tapi batasnya tipis. Tahun ini bisa efisiensi USD 1 miliar. Tidak sebanyak tahun lalu karena harga minyak sudah relatif stabil," ujarnya saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Kamis (16/3).
Pada tahun lalu, efisiensi terbesar Pertamina disumbang dari sektor hulu sebesar USD 1,2 miliar dari target USD 850 juta. Kedua terbesar ialah sektor pengolahan sebesar USD 856 juta dari target USD 474 juta.
"Ketiga ialah lain-lain sebesar USD 613 juta dari target USD 150 juta," tuturnya.
Baca juga:
2016, Pertamina raup laba bersih Rp 42 triliun
Luhut soal Elia Massa Manik: Dia akan bawa perubahan di Pertamina
Sosok Elia Massa Manik, dirut baru Pertamina
Bos Pertamina: Proses pemilihan cepat, saya baru dipanggil Jumat
Usai angkat Elia, pemerintah belum berniat rombak direksi Pertamina
KemenBUMN: Kita butuh direksi Pertamina untuk total football