LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Edhy Prabowo Ajukan Dana Tambahan Rp1,24 Triliun untuk Nelayan

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo meminta tambahan anggaran APBN sebesar Rp1,24 triliun sebagai bantuan nelayan di tengah pandemi Covid-19. Dia menjelaskan anggaran tambahan tersebut bertujuan untuk membantu para nelayan sebesar Rp413,27 miliar.

2020-05-28 15:18:24
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Advertisement

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo meminta tambahan anggaran APBN sebesar Rp1,24 triliun sebagai bantuan nelayan di tengah pandemi Covid-19. Dia menjelaskan anggaran tambahan tersebut bertujuan untuk membantu para nelayan sebesar Rp413,27 miliar.

"Dalam ratas tadi kami usulkan stimulus anggaran kegiatan APBN 2020 dalam rangka penguatan nelayan tangkap dan budidaya," ujar Edhy dalam konferensi pers usai mengikuti rapat terbatas virtual dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kamis (28/5).

Dia merinci bantuan tersebut bantuan untuk pembudidaya Rp406,55 miliar, pengelola dan pemasaran Rp36,07 miliar, petambak garam Rp54,1 miliar. Kemudian, untuk pengawasan sumber daya perikanan untuk mengawasi kapal pencuri asing Rp106,48 miliar dan pengawalan, pengawasan dan audit internal Rp8 miliar.

Advertisement

Kemudian, dia juga akan mengefisienkan seluruh kegiatan di laut agar nelayan tidak sulit mengakses laut. Sementara untuk pembudidayaan, pihaknya sudah menyiapkan bantuan untuk benih, sarana dan prasarana budidaya.

"Tidak hanya itu, kami juga meminta dengan anggaran sektor budidaya dan tangkap, kami minta pengadaan cold storage yang besar sampai yang kecil, dalam rangka antisipasi manakala penyerapan belum sempurna karena beberapa daerah masih PSBB," jelasnya.

Advertisement

Edhy juga meminta pemberian Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada BUMN sektor perikanan yaitu Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) dan PT Perikanan Nusantara (Persero). Nilainya masing-masing Rp500 miliar.Anggaran tersebut kata Edhy dipergunakan untuk membeli produk budidaya dan perikanan tangkap dan hasilnya.

"Dua BUMN ini kita minta kalau bisa disertakan, dan alhamdulillah Menkeu dan MenBUMN secara prinsip tidak masalah, hanya Menkeu meminta secara proposal teknis yakni masing-masing Rp500 miliar, ini akan digunakan untuk membeli hasil produk budidaya dan hasil perikanan tangkap dan pengolahan hasilnya. Dengan anggaran ini kami harap penyerapan ikan di lapangan bisa kita antisipasi dalam jangka pendek," tandasnya.

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.