Dukung UMKM, Meikarta Siapkan Kios Bertarif Rp2 Juta per Bulan
Meikarta menunjukkan dukungannya pada kemajuan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) lewat sejumlah penawaran keuntungan. Salah satunya harga sewa kios yang terjangkau dengan tingginya jumlah pengunjung di lokasi central park.
Meikarta menunjukkan dukungannya pada kemajuan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) lewat sejumlah penawaran keuntungan. Salah satunya harga sewa kios yang terjangkau dengan tingginya jumlah pengunjung di lokasi central park.
Meikarta berencana menawarkan harga sewa kios UMKM sebesar Rp2 juta per bulan. Di mana lokasi kios yang berada di area central park seluas 105 hektar ini, jumlah traffic pengunjung per harinya ketika weekdays telah mencapai 5.000 orang. Sedangkan, saat weekend bisa sampai 29.000 orang.
"Namun, kami secara ketat menerapkan protokol kesehatan kepada setiap pengunjung. Harus diukur suhu tubuhnya, wajib memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Kami terus menjalin kerja sama dengan Satgas Covid-19, dan pengawasan ketat dari aparat, demi keamanan serta kenyamanan bersama," ujar Kepala pengelola Central Park Meikarta, Tri Agus, Senin (30/11).
Tri Agus mengungkapkan, saat ini terdapat 26 kios UMKM yang disiapkan, ditambah berbagai wahana menarik untuk keluarga maupun kaum milenial. Dia mengatakan produk yang dijual di kios sangat beraneka, tidak cuma makanan dan minuman.
"Khusus makanan dan minuman, kini sudah tersedia bakso, mie ayam, soto, ketoprak, mie instan, ice cream, ramen, tteokpoki, gorengan, ketoprak, kerak telor, dan segala jenis minuman dari minuman kopi, minuman boba, minuman jelly, dan lain-lain," ungkapnya.
Disebutkan pula, para pedagang UMKM tersebut berasal dari daerah sekitar, atau penduduk di area tersebut. Luas area setiap kios ialah sembilan meter atau 3x3m. Sedangkan total luasan area kios keseluruhan sekitar 234 meter.
"Kami mendukung mereka dengan memberikan fasilitas seperti listrik dan air," katanya.
UMKM Perlu Ruang Tingkatkan Daya Saing
CMO Meikarta, Lilies Surjono, mengatakan UMKM memang mendapat perhatian khusus, sehingga perlu diberikan ruang untuk meningkatkan kualitasnya supaya tidak kalah saing. Dikatakan, pihaknya tidak miliki konsep muluk-muluk terkait adanya kolaborasi dengan kalangan UMKM tersebut.
Intinya, hanya ada niat memajukan UMKM dengan cara menyediakan kios-kios di Central Park Meikarta di mana mereka bisa memiliki kesempatan berusaha terutama di bidang kulinari dengan mengutamakan rasa makanan yang harus enak, harga tidak mahal, didukung lokasi strategis.
"Langkah-langkah seperti edukasi penataan dan kebersihan tempat berdagang, membantu publish ke media sosial (Medsos) Meikarta dan mengundang para pengunjung untuk datang di sekitar dagangan mereka juga mendapat perhatian kami," katanya.
(mdk/bim)