Dukung program Sejuta Rumah, perusahaan genteng genjot produksi
Selama tahun 2016, produksi PT Tatalogam Lestari mencapai 55 juta lembar genteng metal dan 30 juta batang Taso, yang digunakan untuk 550.000 bangunan.
PT Tatalogam Lestari sebagai produsen baja ringan dan genteng metal terbesar di Indonesia mendukung percepatan Program Sejuta Rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo. Memenuhi permintaan pasar genteng metal yang berkembang pesat, PT Tatalogam Lestari akan menambah kapasitas produksinya.
Selama tahun 2016, produksi PT Tatalogam Lestari mencapai 55 juta lembar genteng metal dan 30 juta batang Taso, yang digunakan untuk 550.000 bangunan, di antaranya rumah tinggal, perumahan rakyat, bangunan sekolah, bangunan pemerintahan, fasilitas umum seperti puskesmas, tempat ibadah dan lain-lain.
"PT Tatalogam Lestari terus berupaya untuk mengembangkan produk-produknya untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Hal ini tentunya memerlukan dukungan dari berbagai pihak terutama pemerintah, demi ikut mensukseskan program pembangunan rumah untuk rakyat Indonesia," ucap Vice President Director PT Tatalogam Lestari, Stephanus Koeswandi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (23/2).
Pada 2017 ini, PT Tatalogam Lestari meraih penghargaan Top Brand untuk ke enam kalinya. Perusahaan memenangkan penghargaan untuk tiga produknya. Dua produk untuk kategori genteng metal, Multi Roof dan Sakura Roof, serta satu produk untuk kategori rangka atap baja ringan bermerk Taso.
Penghargaan Top Brand Award 2017 yang diberikan oleh Frontiers Consulting Group dan merupakan apresiasi terhadap merek-merek yang tergolong sebagai merek teratas yang merupakan pilihan utama pelanggan dan pasar.
Top Brand Award diberikan kepada merek yang memenuhi kriteria Top of Mind Share, Top of Market Share dan Top of Commitment Share di kategorinya masing-masing. Pemenang Top Brand ditentukan melalui riset yang dilakukan dengan survei yang melibatkan kurang lebih 15.000 merek dari berbagai kategori produk di Indonesia.
Saat ini, 60 persen dari total produksi PT Tatalogam Lestari diserap untuk memenuhi kebutuhan bangunan rumah bagi perumahan rakyat, sesuai dengan Program Sejuta Rumah yang dicanangkan oleh pemerintah.
Jenis produk ini memang sesuai dengan daya beli mayoritas masyarakat Indonesia karena harganya yang ekonomis, namun tetap mempertahankan kualitas produk yang prima.
Baca juga:
Membedah janji DP rumah nol Rupiah ala Anies-Sandi untuk ke DKI 1
Intip tips tangkal pengembang nakal
Janji DP rumah nol Rupiah Anies-Sandi bahayakan pengusaha properti
Anies soal rumah tanpa DP: Bukan nol persen, tapi nol Rupiah
Bangun rumah murah di perkotaan, pemerintah gunakan lahan BUMN