LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

DPR sepakati anggaran Kemendes Rp 4,8 triliun

"Semua masukan dari Komisi V akan di follow up. Kita akan bekerja sama dengan kementerian lain, karena pada dasarnya kementerian lain fokusnya juga di desa."

2016-10-24 19:28:09
APBN 2017
Advertisement

Komisi V DPR RI menyepakati alokasi anggaran dan program Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Tahun 2017 sebesar Rp 4,8 triliun. Padahal sebelumnya, Kemendes PDTT menyampaikan bahwa pagu kebutuhan kementerian sebesar Rp 14,8 Triliun.

Meski demikian Mendes PDTT, Eko Sandjojo mengatakan, dengan alokasi anggaran yang minim tersebut, tidak akan menurunkan semangat untuk mengentaskan daerah tertinggal. Dia pun menyiapkan strategi dengan bekerja sama dengan 17 Kementerian lain.

"Semua masukan dari Komisi V akan di follow up. Kita akan bekerja sama dengan kementerian lain, karena pada dasarnya kementerian lain fokusnya juga di desa. Desa-desa akan kita gerebek agar bagaimana desa-desa ini bisa fokus pada satu produk," ujarnya pada Raker dengan Komisi V DPR RI di Gedung Parlemen seperti Jakarta, Senin (24/10).

Advertisement

Berdasarkan surat Menteri Keuangan RI No S-549/MK.02/2016 tanggal 30 Juni 2016, besaran pagu Kemendes PDTT Tahun 2017 sebesar Rp 5 triliun. Namun setelah melalui proses Raker RDP Komisi V DPR RI dan melalui pembahasan Badan Anggaran DPR RI bersama pemerintah pada 17 Oktober 2016, alokasi anggaran Kemendes PDTT mengalami perubahan menjadi Rp 4,8 triliun. Adapun selisih perubahan alokasi anggaran tersebut sebesar Rp 202,4 miliar.

Sesuai RPJM 2015-2019, pemerintah menargetkan sedikitnya dapat mengentaskan sebanyak 80 kabupaten tertinggal, mengurangi desa tertinggal sedikitnya 5.000 desa, dan meningkatnya desa mandiri sedikitnya 2.000 desa.

Terkait hal tersebut, Menteri Eko mengatakan, hal utama yang harus dibangun dalam membangun desa adalah rasa optimis masyarakat dan seluruh stakeholder bangsa. Menurutnya, rasa optimis bersama menjadi kunci agar pembangunan daerah tertinggal dapat segera terselesaikan.

Advertisement

"Untuk itu saya minta kerja sama dari komisi V untuk membantu menanamkan rasa optimisme tersebut," ujarnya.

Wakil Ketua Komisi V, Michael Wattimena mengaku prihatin dengan minimnya jumlah anggaran yang diberikan tersebut. Menurutnya, anggaran seharusnya mengalami kenaikan bukan justru sebaliknya.

"Hal-hal yang menyangkut keseimbangan wilayah harus benar-benar kita perhatikan. Kita juga harus melihat secara utuh daerah-daerah mana yang akan dijadikan prioritas," ujarnya.

Baca juga:
Menteri Jonan banjir ucapan selamat dari anggota DPR
Dana talangan lumpur Sidoarjo Rp 54,3 miliar dinilai lambat
DPR setujui anggaran Kemenkeu tahun 2017 sebesar Rp 40,77 triliun
Pemerintah fokus beri uang pensiun daripada naikkan gaji pokok
Pengamat soal pemangkasan subsidi listrik: Kebijakan belum jelas

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.