DPR sayangkan Jokowi sewa kapal pembangkit dari luar negeri
Padahal, seharusnya pemerintah dapat mengandalkan kemampuan generasi muda dalam negeri.
Wakil Ketua Komisi VII DPR, Satya W Yudha, menyayangkan pemerintah Joko Widodo (Jokowi) memesan 5 kapal pembangkit listrik yang disewa dari Turki. Padahal, seharusnya pemerintah dapat mengandalkan kemampuan generasi muda dalam negeri.
"Permasalahan proses pengadaannya bukan dari luar negeri, harus memikirkan perguruan tinggi, kan ada jurusan perkapalan, kita punya tenaga harus dimanfaatkan," ujar dia dalam diskusi Energi Kita yang digelar merdeka.com, RRI, IJTI, IKN, DML di di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Minggu (17/1).
Menurut dia, pemerintah juga harus memberikan kesempatan tenaga dalam negeri untuk mengoperasikan kapal listrik ini, yang nantinya akan menutupi defisit pasokan listrik ke daerah yang krisis listrik.
"Kapal listrik bisa dikasih kesempatan sudah memasukan strategi perkembangan listrik ke depan," kata dia.
Di sisi lain, Satya juga meminta pemerintah lebih berpikir komprehensif terhadap setiap program ketenagalistrikan yang akan diselesaikan.
"Kita berpikir komprehensif perkembangan negara kita, apalagi negara kita negara maritim, harusnya tidak alergi berbau maritim, terutama kapal, sukseskan perlu kajian cost," pungkas dia.