LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

DPR penasaran sosok Sigit, calon Dirjen Pajak hasil lelang jabatan

Keppres penunjukan Sigit sebagai Dirjen Pajak diterima Menkeu hari ini, Kamis (5/2).

2015-02-05 17:20:50
Pajak
Advertisement

Sejak diberitakan terpilih sebagai calon Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Sigit Priyadi Pramudito belum pernah sekalipun muncul di hadapan publik. Ini membuat anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) penasaran dengan sosoknya.

Saat rapat kerja antara Komisi XI dengan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, hampir semua dirjen hadir. Kecuali dirjen pajak. Menteri Bambang memberikan penjelasan soal Sigit.

"Direktur Jenderal Pajak baru belum hadir karena Keppresnya belum ada. Dia masih duduk di posisi Kepala Pajak Besar," kata Bambang di Jakarta, Kamis (5/2).

Advertisement

Menkeu mendapat kabar jika keppres soal dirjen pajak sudah ditandatangani Presiden Joko Widodo dan akan segera diberikan kepadanya. Dia berjanji segera memperkenalkan bawahan barunya kepada DPR dan masyarakat.

"Kalau sudah (ada keputusannya), pasti saya kenalkan. Keppres Dirjen Pajak (baru) akan saya terima hari-hari ini," ucapnya.

Sebelumnya, ketika dihubungi merdeka.com, Sigit mengatakan tidak ingin banyak bicara sebelum resmi menyandang jabatan baru.

Advertisement

"Saya belum dilantik, jadi belum mempunyai kewenangan untuk bicara tentang DJP (Direktorat Jenderal Pajak)," ucap Sigit lewat pesan singkatnya.

Seperti diketahui, nama Sigit Priyadi Pramudito muncul sebagai calon kuat untuk mengisi kursi Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian keuangan yang ditinggalkan Fuad Rahmany pada Desember 2014. Sigit mengalahkan puluhan calon lain yang ikut dalam proses terbuka lelang jabatan pejabat tinggi di lingkungan Kementerian Keuangan.

Kabar itu disampaikan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1). "Ada empat kan. Salah satu dari 4 itu Pak sigit ya. Sudah ditetapkan dirjen pajak, seingat saya Pak Sigit. Karena itu yang pertama kali disidangkan," kata Andi.

Harta yang dimilikinya hampir setara dengan calon Kapolri Budi Gunawan yang diberi cap tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Data Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) menyebut, total harta Sigit tembus Rp 21 miliar. (21.892.611.877). Total kekayaan Sigit bertambah Rp 8 miliar dalam kurun waktu dua tahun. Pada 2009 harta kekayaan Sigit berjumlah Rp 13 miliar (13.883.449881).

Selain dalam mata uang Rupiah, Sigit juga punya harta dalam bentuk dolar AS. Nilainya USD 39.536 per Desember 2011. Dari laporan per Desember 2011, Sigit punya daftar panjang harta tidak bergerak baik berupa bangunan maupun tanah.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.