LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

DPR panggil Kemendag, Kementan dan Bulog evaluasi putusan impor beras

Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan mengevaluasi kebijakan impor beras yang diambil Kementerian Perdagangan. Selain Kemendag, DPR juga akan memanggil Kementerian Pertanian dan Perum Badan Urusan Logistik (Bulog).

2018-05-25 18:37:40
Impor Beras
Advertisement

Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan mengevaluasi kebijakan impor beras yang diambil Kementerian Perdagangan. Selain Kemendag, DPR juga akan memanggil Kementerian Pertanian dan Perum Badan Urusan Logistik (Bulog).

"Kita akan evaluasi kebijakan Kementerian Perdagangan yang melakukan impor beras tambahan lima ratus ribu ton tahun ini," kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Azam Asman Natawijaya, seperti dikutip dari Antara usai melakukan peninjauan harga dan stok kebutuhan bahan pokok di Pasar Terong, Kota Makassar, Jumat (25/5).

Menurut Azam, Sulsel sebagai daerah lumbung pangan dapat menjadi gambaran kondisi penyediaan beras secara nasional.

Advertisement

Berdasarkan hasil pantauan yang dilakukan tim Komisi VI DPR RI ke Pasar Terong, salah satu pasar terbesar di Kota Makassar, pihaknya menemukan jika harga beras relatif lebih murah dibandingkan daerah lain yang tidak mengalami surplus. "Sulsel surplus dan bisa menjadi penyedia beras bagi daerah lain," ujarnya.

Pihaknya juga menemukan jika di wilayah ini, masyarakat lebih memilih membeli beras premium dibandingkan beras Bulog, meskipun harganya lebih mahal. "Ini juga menjadi masukan bagi Bulog agar juga memperhatikan kualitas berasnya," imbuh Azam.

Dalam peninjauan ini, Komisi VI DPR RI didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Sulsel Tautoto Tanaranggina, Kepala Dinas Perdagangan Sulsel, Hadi Basalamah, Kepala Divre Bulog Sulselbar, Din Syamsuddin dan beberapa perwakilan tim Satgas Pangan Sulsel.

Advertisement

Baca juga:
Ini penjelasan lengkap Mendag Enggar soal tambahan impor beras 500.000 ton
Kementan-Kemendag beda pendapat soal impor beras jilid II, ini respons Menko Darmin
Ditanya soal impor, Menteri Amran justru banggakan pertumbuhan ekspor pertanian
Ketua DPR sebut impor pangan tak haram
Serapan Bulog kecil jadi alasan pemerintah tambah impor beras 500.000 ton
Menko Darmin sebut tambahan beras impor 500.000 ton telah masuk Indonesia
Kemendag sebut tambahan impor beras 500.000 ton untuk stok Bulog

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.