DPR minta LPEI fokus dorong ekspor UMKM dibanding salurkan KUR
Misbakhun mendorong LPEI memperkuat usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berorientasi ekspor. Menurut dia, UMKM berorientasi ekspor bisa menjadi andalan untuk menghasilkan devisa sekaligus membuka lapangan pekerjaan.
Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) fokus pada tugas pokok dan fungsinya. Menurut dia, jangan sampai lembaga milik pemerintah itu terganggu kinerjanya karena ditugasi ikut mengurus Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Menurut Misbakhun, saat ini KUR sudah menjadi porsi bank-bank pemerintah ataupun swasta. "Jadi kalau LPEI disuruh mengeroyok KUR, harus hati-hati," katanya di Jakarta, Rabu (1/2).
Misbakhun mengatakan, LPEI sebagai lembaga pembiayaan memang lebih fleksibel dibanding perbankan. Sebab, keberadaan lembaga yang dibentuk dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2009 tentang LPEI itu tidak terikat aturan perbankan yang kaku.
Karenanya, legislator asal Golkar itu justru mendorong LPEI memperkuat usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berorientasi ekspor. Menurut dia, UMKM berorientasi ekspor bisa menjadi andalan untuk menghasilkan devisa sekaligus membuka lapangan pekerjaan.
"LPEI harus banyak membiayai UMKM yang berorientasi ekspor sehingga kuat dan menjadi andalan penghasil devisa. Selain menciptakan lapangan pekerjaan dan menumbuhkan ekonomi secara regional," kata Misbakhun.
Misbakhun pun menganggap penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp 2 triliun untuk LPEI masih terlalu kecil dan kurang besar. Sebab, banyak pasar baru yang sangat potensial dalam jangka panjang.
"Investasi pemerintah harus signifikan karena hasilnya akan sepadan dari sisi devisa. Jangan sampai LPEI mendorong ekspor, tapi tidak menjadi leading," katanya.
Baca juga:
5 Tips marketing ini bantu bisnis UMKM cepat berkembang
Ini syarat bagi IKM dapatkan layanan kemudahan impor
Jokowi minta perajin tambang di Tumang tingkatkan desain produk
Sri Mulyani harap kemudahan impor IKM bisa potong rantai pasok
Presiden Jokowi luncurkan fasilitas kemudahan impor bagi IKM