Dorong wisata marina, PT Pelindo III kembangkan pelabuhan RI
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III melakukan pengembangan untuk beberapa pelabuhannya yang diperuntukkan untuk wisata marina. Di antaranya Banyuwangi-Jawa Timur, Lombok Barat-NTB, Benoa-Bali, dan Labuan Bajo-NTB.
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III melakukan pengembangan untuk beberapa pelabuhannya yang diperuntukkan untuk wisata marina. Di antaranya Banyuwangi-Jawa Timur, Lombok Barat-NTB, Benoa-Bali, dan Labuan Bajo-NTB.
Corporate Secretary Pelindo III Faruq Hidayat mengatakan bahwa pembangunan fisik fasilitas pelabuhan marina dilakukan bertahap. Hingga saat ini baru 1 pelabuhan marina yang beroperasi yakni di Pelabuhan Marina Benoa-Bali.
Sementara 2 lokasi lainnya saat ini tengah dalam tahap konstruksi, yakni Pelabuhan Marina Boom-Banyuwangi dan Pelabuhan Marina Gilimas-Lombok Barat.
"Pelabuhan Marina Boom-Banyuwangi saat ini konstruksi sudah mencapai sekitar 85 persen. Kami targetkan pada awal 2018 mendatang sudah beroperasi secara penuh," kata Faruq melalui keterangan resminya di Jakarta.
Dia menambahkan Pelabuhan Marina Gilimas-Lombok Barat saat ini masih pada tahap awal konstruksi yang diperkirakan akan selesai pada tahun 2020 mendatang. Sementara untuk Pelabuhan Marina Labuan Bajo-NTT, pihaknya menyatakan hal tersebut masih dalam proses perencanaan.
Pelindo III menyebut potensi wisata di wilayah timur Indonesia sebagai rute wisata 'butterfly route' dengan Labuan Bajo sebagai pelabuhan wisata utama atau dikenal dengan istilah 'Turnaround Cruise Port'.
Para wisatawan dapat memulai perjalanan wisatanya dari Labuan Bajo dengan rute menuju ke arah timur menuju Maumere, Larantuka, Adanora, Lembata, Kalabahi, Kupang, Rote, Sabu, Ende, Almere, Waingapu, Waikelo, dan kembali ke Labuan Bajo.
Sementara untuk rute ke arah barat mulai dari Labuan Bajo, Celukan Bawang, Probolinggo, Banyuwangi, Benoa, Lembar, Badas, Bima, dan kembali ke Labuan Bajo.
"Wisatawan pengguna kapal pesiar tidak perlu ke Singapura ataupun ke Australia, langsung saja ke Indonesia. Mereka dapat mulai perjalanan ataupun langsung pulang ke negara asalnya dari Labuan Bajo. Itu yang disebut dengan istilah turnaround cruise port," pungkas Faruq.
Baca juga:
Semester I-2017, Arus peti kemas PT Pelindo III naik 3 persen
Sakit, Bos Semen Indonesia meninggal dunia
Rini tunjuk mantan Dirut BRI Asmawi Syam jadi bos baru Askrindo
Semester 1-2017, SMF salurkan pinjaman Rp 4,25 triliun
Hati-hati, marak penipuan lowongan kerja catut nama Garuda Indonesia
KAI operasikan kereta premium, punya fasilitas mewah seperti pesawat
Juli, maskapai internasional pindah ke Terminal 3 Bandara Cengkareng