Dolar Melemah Terhadap Semua Mata Uang
Mengutip Bloomberg, Rupiah dibuka di angka Rp 14.540 per USD, menguat dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka Rp 14.580 per USD.
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada perdagangan hari ini, Jumat (23/11). Rupiah bergerak di kisaran Rp 14.585 per USD hingga Rp 14.565 per USD.
Mengutip Bloomberg, Rupiah dibuka di angka Rp 14.540 per USD, menguat dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka Rp 14.580 per USD.
Sejak pagi hingga siang hari ini, Rupiah bergerak di kisaran Rp 15.540 per USD hingga RP 14.556 per USD. Jika dihitung dari awal tahun, Rupiah melemah 7,36 persen.
Sedangan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), Rupiah dipatok Rp 14.552 per USD, menguat jika dibandingkan dengan patokan sehari sebelumnya yang ada di angka Rp 14.592 per USD.
"Rupiah yang bergerak naik dengan memanfaatkan kondisi yang ada, dapat melawan perkiraan pelemahan sebelumnya," jelas Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada.
Dia menilai peluang kenaikan rupiah kembali terbuka apalagi dengan kembali pelemahan kurs USD.
Selain itu, sentimen dari dalam negeri diharapkan bisa kembali positif untuk menahan pelemahan rupiah. "Salah satunya ialah optimisme pemerintah terkait pengelolaan anggaran yang akan dijaga dan berakhir dengan kinerja yang cukup baik," ujar Reza dikutip dari Antara.
Dia memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran 14.585 per dolar AS sampai dengan 14.565 per USD.
Kepala Riset Valbury Sekuritas, Alfiansyah, juga menyebutkan bahwa nilai tukar rupiah kembali menguat akibat dolar AS yang melemah terhadap hampir semua mata uang.
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Bos OJK: Tekanan Rupiah Dari Faktor Eksternal Mulai Mereda
Suku Bunga Acuan Bank Indonesia Diprediksi Sentuh 7 Persen di 2019
Per Oktober 2018, Rupiah dan Harga Minyak Meleset Dari Target APBN
Rupiah Kembali Melemah Nyaris Rp 15.000 per USD, Ini Kata Sri Mulyani
Sempat Menguat, Rupiah Kembali Melemah ke Level 14.928 per USD
Samsung ungkap industri elektronik Indonesia tengah melemah, ini sebabnya