LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Djarot Kusumayakti dikabarkan bakal dicopot dari posisi Dirut Bulog

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarmo dikabarkan tengah mempersiapkan Surat Keputusan (SK) mengenai pemberhentian Direktur Utama Perum BULOG Djarot Kusumayakti. Deputi Bidang Usaha Agro dan Farmasi Kementerian BUMN Wahyu Kuncoro mengatakan memang akhir pekan lalu Djarot dipanggil Menteri Rini.

2018-04-23 11:27:26
bulog
Advertisement

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarmo dikabarkan tengah mempersiapkan Surat Keputusan (SK) mengenai pemberhentian Direktur Utama Perum BULOG Djarot Kusumayakti. Informasi yang diterima Liputan6.com, SK tersebut akan diserahkan kepada Djarot dalam waktu dekat.

Deputi Bidang Usaha Agro dan Farmasi Kementerian BUMN Wahyu Kuncoro mengatakan memang akhir pekan lalu Djarot dipanggil Menteri Rini. "Iya memang ke sini (Kementerian BUMN). Jadi tunggu saja ya," kata Wahyu saat dikonfirmasi Liputan6.com, Senin (23/4).

Belakangan, kinerja Perum Bulog memang menjadi sorotan, terutama saat harga beras mengalami kenaikan beberapa waktu lalu. Tak hanya itu, pemerintah telah memberikan kuota impor beras kepada Perum Bulog sebesar 500 ribu ton.

Advertisement

Namun dalam pelaksanaannya hingga akhir Februari 2018, Bulog hanya mampu mendatangkan 261 ribu ton. "Sisanya tidak bisa didapatkan karena izinnya cuma diberikan sampai akhir Februari," kata Wahyu.

Bulog sendiri mendapatkan kuota impor tersebut pada awal Januari 2018. Dengan minimnya batas waktu yang diperoleh tersebut membuat perusahaan sedikit kesulitan mencari beras di beberapa negara.

Sebanyak 261 ribu ton yang diimpor Bulog tersebut adalah beras kategori umum seperti yang diperintahkan dalam izin impor dari berbagai negara, di antaranya Thailand, Vietnam, India, dan Pakistan. Jika impor beras 500 ribu ton tersebut bisa maksimal, seharusnya izin impor dikeluarkan pemerintah pada Oktober 2017.

Advertisement

Reporter: Ilyas Istianur Praditya

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Fakta rute Jakarta-London milik Garuda Indonesia, diagungkan lalu diminta ditutup
Garuda Indonesia diminta fokus tingkatkan penerbangan haji dan umrah
BUMN targetkan jumlah aset mencapai Rp 7.800 triliun di 2018
BUMN siapkan skema pembiayaan kredit rumah untuk PNS, TNI dan Polri
Langkah Menteri Rini copot Elia dari bos Pertamina tak tepat, ini sebabnya

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.