Dirut Pelindo II sebut Jokowi paksa Freeport bangun smelter
Pembangunan smelter membuka kemungkinan pengembangan dan pembangunan pelabuhan Sorong.
Direktur Utama Pelindo II RJ Lino meyakini, PT Freeport Indonesia bakal segera membangun pabrik pengolahan dan pemurnian atau smelter di Papua. Pembangunan smelter dilakukan setelah mendapat paksaan dari Presiden Jokowi.
"Freeport akan membangun smelter di Sorong. Saya dengar Presiden Jokowi sudah perintahkan ke mereka. Harus bikin smelter di Papua," ucap Lino dalam diskusi di Warung Daun, Jakarta, Rabu (10/12).
Pembangunan smelter diyakini bakal membuat perekonomian Papua lebih bergairah. Sebab, produk turunan dari hasil hilirisasi bisa dijadikan pupuk. Ini menjadi peluang bisnis baru di sektor kemaritiman yakni memperbarui dan memperbesar pelabuhan Sorong.
"Freeport bikin smelter itu akan ada ekspor produk jadi. Kemudian sampingannya bisa bahan baku pupuk dari situ. Ini akan memanggil perusahaan besar lainnya makin banyak yang ke situ," katanya.
Lino mengaku bakal bertemu dengan utusan Freeport untuk mendiskusikan rencana pembangunan pelabuhan di Sorong. Lino akan memberi masukan dan potensi dari rencana itu.
"Jika pelabuhan Indonesia (21 pelabuhan) service sama dengan ASEAN maka pertumbuhan ekonomi tambah 0,31 persen. Kalau sama dengan Singapura pertumbuhan ekonomi akan bertambah 0,78 persen," tutupnya.