Dirut Pelindo II akan pecat semua karyawan bagian keuangan
Dirut Pelindo klaim punya wewenang minta anak buah mundur.
Direktur Utama PT Pelindo II, Richard Joost Lino, menegaskan tidak bisa memberikan toleransi pada kinerja bawahannya yang dianggapnya tidak memiliki integritas. Dia menyatakan, apa yang telah dilakukan oleh Direktur Umum dan SDM yang merangkap Direktur Keuangan Cipto Pramono telah melanggar integritas.
"Saya tidak mau pakai gaya kompromi," ujar Lino di Komplek DPR RI, Jakarta, Senin (16/12).
Lino mengaku memiliki hak untuk meminta Cipto mundur, sebagai salah satu bentuk syarat yang dimintanya saat ditunjuk menjadi dirut Pelindo II. Saat itu, Lino meminta diberi wewenang penuh untuk menetapkan jajaran direksi Pelindo kepada Menteri BUMN yang saat itu dipegang oleh Sofjan Djalil.
"Ada tiga syarat yang saya ajukan sebelum saya memegang jabatan ini, pertama, saya minta kontribusinya dibalik. Dulu yang dominan adalah keuangan, sekarang porsi keuangan hanya 20 persen, 80 persen pelayanan. Kedua, pelabuhan di Bojonegoro itu dibatalkan. Ketiga, direksi saya yang pilih karena saya tidak bisa kerja dengan orang yang tidak bisa saya percaya," kata Lino.
Dia menuturkan, kondisi yang dialami Pelindo II membutuhkan penanganan serius. Menurutnya, tidak ada jalan lain, sikap keras dan tegas harus diambil. "Saya pilih jalan keras. Saya harus bilang yang tidak benar ya tidak benar," tegasnya.
Lino tidak ambil pusing jika pengunduran diri Cipto memicu aksi berontak karyawan lainnya. Dia mengaku ingin mengganti seluruh karyawan yang bekerja di bagian keuangan.
"Orang keuangan memang mau saya hilangin. Mereka kerja dengan cara kuno. Saya sudah kirim anak-anak muda 125 orang belajar ke luar negeri yang akan menggantikan mereka," ungkap Lino.
Selain itu, Lino mengaku tak gentar dengan ancaman mogok dari karyawan yang meletakkan jabatan. Menurut dia, hal itu tidak akan berpengaruh pada kinerja pelayanan pelabuhan.
"Kalau mau mogok silakan, tidak akan berpengaruh pada operasional pelabuhan," terang dia.
Lebih lanjut, Lino mengatakan, dia siap diganti dengan orang baru jika masalah yang dihadapi Pelindo II selesai. "Nanti kalau ini sudah selesai, cari direktur yang lebih soft," katanya.
Baca juga:
Serangan balik Dirut Pelindo II atas aksi berontak anak buahnya
Fakta di balik aksi berontak 21 bos Pelindo II
'Paksa' anak buah mudur, Dirut Pelindo II langgar wewenang
Dirut Pelindo 'paksa' anak buah mundur gara-gara panggung ultah
Dirut Pelindo II tidak berhak paksa anak buah mengundurkan diri