Dirut Merpati ngotot angkat mantan pacar Andien jadi direktur
Asep Ekanugraha menyebut Andika Monoarfa kompeten menyelamatkan maskapai tengah sekarat ini.
Serikat Pekerja PT Merpati Nusantara Airlines menolak pengangkatan Andika M.Y Monoarfa sebagai direktur niaga (EVP Commercial) maskapai yang sedang sekarat itu. Putra mantan menteri perumahan rakyat Suharso Monoarfa ini dinilai tak kompeten mengurusi bisnis perusahaan.
Direktur Utama Merpati Asep Ekanugraha membela keputusannya mengangkat Andika. Dia mengakui, proses penunjukan pelaksana direktur niaga tidak melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Kendati demikian, posisi EVP Commercial berada di bawah direksi. Oleh sebab itu, pengangkatannya tak perlu dilaporkan ke Menteri BUMN Dahlan Iskan.
"Itu tidak sampai ke pak Dahlan. Levelnya di bawah direksi dan tidak diputuskan dalam RUPS," ujarnya di kantornya, Jakarta, Jumat (28/2).
Asep mengklaim pria muda itu punya kompetensi dalam bisnis pesawat. Ayahnya, Suharso yang juga politikus PPP itu pernah bersinggungan dengan bisnis penerbangan saat hendak membeli beberapa unit Sukhoi jelang tragedi Gunung Salak dua tahun lalu.
Dirut Merpati menambahkan memilih sosok buat kursi direktur niaga tak perlu seseorang yang sejak lama mengurusi bisnis penerbangan. Dia membandingkan dengan bos maskapai Malaysia AirAsia Tony Hernandez yang awalnya bergelut di industri rekaman. "Saya pertimbangkan kompetensi dan kemampuan. Dirut AirAsia berasal dari musik," kilah Asep.
Justru, masuknya Andika ke jajaran direksi akan menjadi langkah awal Asep merombak maskapai BUMN yang terjerat utang Rp 7,3 triliun ini. Dia berjanji, banyak posisi lainnya akan diisi wajah-wajah baru. "Pada dasarnya nanti akan ada perombakan secara komprehensif menyeluruh," tegasnya.
Forum Pegawai Merpati (FPM) menolak pengangkatan diam-diam Andika Monoarfa sebagai direktur niaga PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) pada 3 Februari lalu. "Ini mengangkat Executive Vice President Commercial tanpa sepengetahuan kita," ujar Ketua FPM Sudiyarto.
Menurutnya, pengangkatan Andika Monoarfa sebagai direktur niaga ini harusnya dilakukan secara transparan. Banyak pegawai menyangsikan kredibilitas mantan kekasih penyanyi jazz Andien itu.
"Kita kan enggak tahu gimana latar belakangnya, apalagi dengar-dengar dia dulu pernah menggelapkan uang Rp 2 miliar saat jadi manager artis itu," jelasnya.
(mdk/ard)