LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Dirut LMAN Klaim Kinerja Tahun 2021 Memuaskan, Ini Deretan Capaiannya

Di tahun 2021 ada penambah 70 aset baru yang siap untuk dikelola. Dari jumlah tersebut 14 di antaranya digunakan LMAN untuk membantu pemerintah mendorong pemulihan ekonomi nasional.

2022-01-25 16:16:00
LMAN
Advertisement

Direktur Utama Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), Basuki Purwadi mengklaim kinerja LMAN sepanjang tahun 2021 sudah memuaskan. Ini tercermin dari sejumlah pencapaian yang telah dilakukan sepanjang tahun lalu.

Dimulai dari 288 aset properti umum, 2 aset kawasan kilang di Bontang dan Lhokseumawe dan 1 aset kawasan Ciperna. Nilai total aset tersebut mencapai Rp12,19 triliun.

"Pengelolaan aset kita sampai saat ini berjumlah 288 aset properti, ditambah 2 aset kawasan kilang dan 1 aset kawasan Ciperna," kata Basuki dalam Taklimat Media LMAN di Jakarta, Selasa (25/1).

Advertisement

Dia menjelaskan, di tahun 2021 ada penambah 70 aset baru yang siap untuk dikelola. Dari jumlah tersebut 14 di antaranya digunakan LMAN untuk membantu pemerintah mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Beberapa di antaranya, aset Gedung Dhanadyaksa Cikini yang digunakan untuk sektor pendidikan dan aset di Jalan Gereja Ayam digunakan untuk mendukung UMKM.

"Kita optimalisasi buat UMKM sebagai tempat usaha. Ada yang digunakan untuk menjual soto ayam, rumah makan dan sebagainya," kata Basuki.

Advertisement

Setoran PNBP

Selain itu, di tahun 2021, LMAN juga telah menyetorkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp1,96 triliun. Pencapaian tersebut telah mencapai target yang ditetapkan Kementerian Keuangan atau naik 106,82 persen.

Dari sisi jasa advisory, tercatat ada 12 proyek yang dibantu LMAN dalam hal pengkajian optimalisasi aset. Adapun sektor yang dikerjakan yakni sektor perhubungan, kesehatan, pendidikan dan pariwisata.

"Di pariwisata kita berhasil dengan BPO Danau Toba. Kita buat kajian dan mencari investornya," kata dia.

Dari sisi pendanaan lahan untuk Program Prioritas Negara (PSN) sepanjang tahun 2021 mencapai Rp 22,86 triliun. Tumbuh 14,54 persen dari tahun 2020 sebesar Rp 19,95 triliun.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.