Dirikan Himperra, pengembang janjikan peningkatan penyediaan rumah rakyat kecil
Pengembang perumahan secara resmi mendeklarasikan berdirinya Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra). Pembentukan wadah ini sebagai bentuk komitmen pengembang untuk mendorong penyediaan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
Pengembang perumahan secara resmi mendeklarasikan berdirinya Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra). Pembentukan wadah ini sebagai bentuk komitmen pengembang untuk mendorong penyediaan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
"Sasaran kita ada tiga, yang UMR normal, sekitar Rp 4 juta, lalu masyarakat yang bekerja di sektor informal, dan masyarakat yang dengan UMR rendah, seperti di Cirebon UMR rendah di bawah Rp 2 juta," kata Ketua Umum Himperra, Harry Endang Kawidjaja, di Kementerian PUPR, Jakarta, Sabtu (25/8).
Dia yakin bahwa pembangunan yang diprogramkan bisa dilaksanakan secara merata di seluruh wilayah Indonesia. Sebab, saat ini, Himperra sudah memiliki perwakilan atau cabang di 31 provinsi.
"Kita targetkan tahun depan bisa 34 DPD di Indonesia. Tambah lagi Maluku, Papua, dan Papua Barat," ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga akan aktif melakukan pelatihan bagi anggota asosiasi sehingga dapat lebih meningkat produksi. "Pelatihan, bagaimana dapat kredit, dan bagaimana membangun. Supaya pengajuan kredit bisa cepat lancar dan bermanfaat," tandas dia.
Baca juga:
Survei: 87 persen pencari rumah pertimbangkan jarak rumah ke sarana transportasi umum
Beli rumah subsidi, masyarakat berpenghasilan rendah dapat asuransi ini
Kementerian PU-PR bangun 582.638 unit rumah murah per 20 Agustus
BTN: Sektor perumahan masih kuat dan minim terdampak ekonomi global
Genjot program satu juta rumah, BTN kembali gelar Properti Award 2018
Pemerintah kembangkan rumah anti gempa dengan teknologi RISHA
Dana FLPP berkurang, backlog rumah turun 5,4 juta pada 2019