LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Dipamerkan di Kemenperin, produk batik napi Yogya laku Rp 500.000

"Paling murah aksesoris seperti gelang, gantungan kunci dan sejenisnya," ujar Emon.

2016-04-19 11:05:08
Narapidana
Advertisement

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) serta Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menyelenggarakan Pameran Produk Unggulan Narapidana tahun 2016. Pelaksanaan pameran ini sendiri akan berlangsung selama 3 hari dan diikuti oleh 33 provinsi di seluruh Indonesia.

Pantauan merdeka.com, booth dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menampilkan produk narapidana hasil dari memanfaatkan limbah tak terpakai. Salah satu produknya adalah miniatur sebuah kapal pesiar yang dibuat dari plastik formika, besi rongsok dan sisa Galfalum.

Produk unggulan narapidana ©2016 Merdeka.com

Kasubsi Bimbingan Kerja Lembaga Permasyarakatan Kelas 2A Yogyakarta, Emon Yudo Dwiwarso mengatakan, produk yang dipamerkan dari DIY harganya bervariasi. Mulai dari yang termurah Rp 3.000 sampai yang termahal Rp 500.000.

"Kita paling mahal baju batik. Paling murah aksesoris seperti gelang, gantungan kunci dan sejenisnya," ujarnya di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (19/4).

Tahun ini, lanjutnya, perwakilan Lapas dan Bapas dari seluruh DIY memamerkan 100 lebih jenis produk unggulan narapidana. "Perwakilan dari 6 rutan lapas dan 2 rutan bapas. Dari Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunung Kidul dan lainnya yang kira-kira 100 jenis lebih," tuturnya.

Dari hasil penjualan pameran tersebut, kata Emon, akan dikembalikan ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) masing-masing. Selain itu, pihaknya juga tidak menargetkan penjualan pada pameran ini.

"Karena ini pameran, saya tidak target. Dana penjualan untuk pembinaan lagi, untuk disetorkan ke negara, 50 persen setor ke negara untuk PNBP, 50 persen untuk pemasukan narapidananya," jelasnya.

Advertisement

Baca juga:
Menengok tempat dan aktivitas penjara khusus waria di Panama
Tes urine dadakan di Lapas Ngawi, 9 napi positif narkoba
Sibukkan diri, Mary Jane berlatih bikin kotak kado dalam penjara
Memantau Ujian Nasional di Lapas Cipinang
Pimpin apel, Menkum HAM akui lapas kerap jadi sarang narkoba
Napi bakar dan merusak fasilitas LP Kuala Simpang, 4 orang terluka
Penjahat sepi, negara ini tutup penjaranya dan pecat 1.900 sipir

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.