LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Dikritik Gerindra soal kenaikan dana bansos 2019, Sri Mulyani beri jawaban tegas

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah selalu terbuka mengenai sumber alokasi setiap dana yang disampaikan kepada masyarakat melalui media sosial. Dia juga mengatakan, penyaluran bantuan sosial tidak dilakukan hanya di 2019 tetapi juga pada tahun-tahun sebelumnya.

2018-08-28 18:21:10
Sri Mulyani Indrawati
Advertisement

Pemerintah Jokowi-JK menaikkan dana bantuan sosial terutama anggaran Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi Rp 34,4 triliun di 2019 dari sebelumnya Rp 17 triliun di 2018. Partai Gerindra meminta, dalam menyalurkan bansos ini pemerintah menyampaikan kepada masyarakat bahwa dana tersebut merupakan uang rakyat dan bukan uang Presiden Jokowi.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah selalu terbuka mengenai sumber alokasi setiap dana yang disampaikan kepada masyarakat melalui media sosial. Dia juga mengatakan, penyaluran bantuan sosial tidak dilakukan hanya di 2019 tetapi juga pada tahun-tahun sebelumnya.

"Di dalam medsos Kementerian Keuangan, kami selalu mengatakan ini uang kita, ini uang rakyat. Kami malah sudah lebih dulu. Menurut saya, PKH, Bansos segala macam itu sudah lama," ujarnya saat ditemui usai rapat paripurna di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (28/8).

Advertisement

Sri Mulyani melanjutkan, dalam menyampaikan bantuan sosial pemerintah telah melakukan pendataan secara lengkap dan rinci. Sehingga harapannya penerimaan bantuan sosial di seluruh Indonesia tepat sasaran.

"Target dari masyarakat yang diberikan bantuan sudah sesuai dengan kriteria yang selama ini dipakai secara konsisten dari pemerintah ke pemerintah selanjutnya. Saya enggak perlu terlalu khawatir terhadap hal itu," jelasnya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menambahkan, pemerintah selalu mengupayakan kemiskinan di Indonesia dapat menurun dari tahun ke tahun. Hal ini juga sesuai dengan cita-cita seluruh partai yang mewakili aspirasi rakyat Indonesia di DPR.

Advertisement

"Semua partai kan menginginkan untuk mengurangi kemiskinan, itu konsisten kami lakukan. Memperbaiki kinerja ekonomi, itu kami lakukan juga. Hati-hati dan waspada, itu juga kami lakukan. Jadi, sesuai," tandasnya.

Sebelumnya, Anggota DPR fraksi Gerindra Ramson Siagian menyoroti jumlah bantuan sosial di 2019 yang mengalami peningkatan. Di mana sebelumnya, alokasi bantuan sosial (bansos) terutama anggaran Program Keluarga Harapan (PKH) hanya Rp 17 triliun, kemudian naik menjadi Rp 34,4 di 2019.

Ramson mengatakan, dalam pemberian bantuan sosial ini pemerintah harus memberi keterangan bahwa sumber pendanaan bantuan sosial berasal dari uang rakyat. Hal ini untuk menghindari anggapan bahwa dana tersebut berasal dari Presiden Joko Widodo.

"Untuk 4 bulan terakhir karena sudah dilaksanakan pendaftaran presiden. Sampai bulan April 2019, pemerintah agar memberikan setiap bantuan sosial dalam bentuk tunai secara langsung agar disampaikan bahwa itu uang rakyat diberikan pada rakyat. Itu uang rakyat, bukan uang Presiden," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (28/8).

Ramson menambahkan, semua bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat berasal dari pendapatan berupa perpajakan, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) maupun utang. Untuk itu, pemerintah harus terbuka mengenai sumber bantuan sosial ini agar masyarakat memperoleh informasi yang tepat.

"Karena memang semua pendapatan negara, PNBP hasil bumi, serta utang yang dibuat pemerintah akan menjadi beban rakyat masa sekarang dan akan datang," jelasnya.

Baca juga:
Mensos pastikan bansos PKH dan BPNT sudah tersalurkan di seluruh Indonesia
Rio Rizky dari keluarga petani kurang mampu sukses mendayung emas di Asian Games
Gerindra soal dana bansos naik: Harus terbuka ini uang negara, bukan dari Jokowi
Alokasikan dana hibah Rp 1,28 T, Ganjar ingatkan agar tak diselewengkan
Ketua DPR minta pemerintah mutakhirkan data penerima bansos
CORE: Kemiskinan tahun ini menurun karena lonjakan pemberian bansos

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.