LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Dihantam sentimen global, ekonomi Indonesia diprediksi bergejolak hingga tahun depan

Chief Economist PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga), Adrian Panggabean, menyatakan fluktuasi pasar keuangan Indonesia pada kuartal I/2018 merupakan akibat faktor eksternal. Namun begitu, perekonomian Indonesia tetap stabil di tengah volatilitas dan kondisi politik yang kini terjadi.

2018-05-14 11:49:54
Pertumbuhan Ekonomi
Advertisement

Chief Economist PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga), Adrian Panggabean, menyatakan fluktuasi pasar keuangan Indonesia pada kuartal I/2018 merupakan akibat faktor eksternal. Namun begitu, perekonomian Indonesia tetap stabil di tengah volatilitas dan kondisi politik yang kini terjadi.

"Volatilitas yang terjadi di pasar finansial beberapa bulan terakhir dua kali lebih besar dibanding 2017 dan disebabkan oleh faktor eksternal. Kita tidak perlu khawatir sejauh konfigurasi makroekonomi kita terjaga relatif sehat, kebijakan ekonomi tetap rasional, dan aktivitas ekonomi masih berjalan normal," tuturnya di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Senin (14/5).

Adrian menjelaskan volatilitas di pasar keuangan akan terus terjadi di 2018 dan sepanjang 2019. Dia menambahkan hal tersebut disebabkan oleh pengetatan kebijakan moneter di Amerika Serikat serta masih longgarnya kebijakan moneter di Eropa dan Jepang.

Advertisement

Dia juga menambahkan faktor geopolitik dan geoekonomi serta isu proteksionisme AS menyebabkan fluktuasi tajam dalam harga-harga aset secara global. "Pelemahan Rupiah bukan karena faktor domestik tapi karena faktor eksternal. Hal ini kemudian berimbas pada fluktuasi mata uang di seluruh dunia, termasuk Rupiah," ujarnya.

Adrian memperkirakan kurs Rupiah terhadap USD di kuartal kedua 2018 akan berada pada kisaran Rp 13.600-Rp 14.000. Dia merevisi proyeksi Rupiah dari rata-rata tahunan Rp 13.200 menjadi rata-rata tahunan Rp 13.550 di 2018.

Rilis angka pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I/2018 yang sebesar 5,06 selaras dengan proyeksi CIMB Niaga yang sebesar 5,1 persen. "Konsumsi masyarakat yang belum kuat tidak jauh berbeda dengan tahun 2017 dan rendahnya angka inflasi inti adalah indikasi penting bahwa perekonomian Indonesia memang masih membutuhkan akomodasi kebijakan fiskal dan moneter," tandas dia.

Advertisement

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Niat jadi capres, Rizal Ramli janjikan pertumbuhan ekonomi 10 persen tiap tahun
Ekonomi kuartal 1/2018 disebut akan bangkitkan optimisme dunia usaha
Politisi PAN soal pertumbuhan konsumsi: Masih lebih baik di zaman SBY
Ada Pilkada, konsumsi rumah tangga diprediksi melesat di kuartal dua 2018
Investasi meningkat, Ekonomi Indonesia tumbuh 5.06%
Ekonomi RI triwulan-I 2018 tumbuh 5,06 persen, ini kata Sri Mulyani
Ini syarat agar RI masuk 10 negara ekonomi besar dunia versi Bambang Soesatyo

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.