LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Didesak SBY, Menteri ESDM sebut kini semua tahu yang sebenarnya

Menteri ESDM Sudirman Said juga menyebut semua pihak tahu kondisi pengelolaan migas di masa lalu.

2015-05-19 14:55:45
petral
Advertisement

Pernyataan mantan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri dan Menteri ESDM Sudirman Said terkait perjalanan panjang pembubaran anak usaha Pertamina yaitu PT Pertamina Energy Trading Limited (Petral) sejak era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berbuntut panjang.

Secara terbuka SBY mengaku kecewa atas tudingan yang menyebutkan bahwa pemerintahannya melindungi Petral. Bahkan, dia meminta Menteri ESDM Sudirman Said mengklarifikasi pernyataan yang menyebutkan bahwa rencana pembubaran Petral buntu di meja presiden.

Saat diklarifikasi, Sudirman Said hanya memberikan gambaran umum. "Mengenai situasi pengelolaan migas di masa lalu (termasuk petral), saya yakin para pengelola, pemerintah, dan juga berbagai stakeholder tahu persis situasinya," jelas Sudirman kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (19/5).

Advertisement

Mantan Dirut PT Pindad ini seolah memberikan sinyal bahwa pernyataannya dan yang disampaikannya Faisal basri telah membuka tabir pengelolaan migas di masa lalu.

"Saya senang karena diskusi saya dengan Pak Faisal (Basri) di Cikini, mendapat sambutan dari banyak pihak, dan membuat banyak pihak melek, menjadi lebih tahu situasi yang sebenarnya," tegasnya.

Sudirman Said tidak menjelaskan lebih lanjut soal semua pihak yang disebutkannya tahu persis soal situasi pengelolaan migas di masa lalu. Dia lebih menegaskan soal langkahnya menata sektor energi.

Advertisement

"Catat baik-baik ya, saya hanya menjalankan mandat untuk terus menata berbagai aspek pengelolaan energi dan sumber daya mineral," kata Sudirman.

"Saya menyambut baik untuk berdiskusi dengan siapapun untuk mencari jalan keluar supaya pengelolaan migas ini dari waktu ke waktu menjadi lebih baik, lebih transparan, lebih akuntable, dan lebih efisien," tutup Sudirman.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.