LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Dibina Kemenperin Lewat Program E-Smart, 14.025 IKM Kini Sudah Go Digital

Melalui program tersebut, Kemenperin membantu para IKM agar mampu mengelola pemasarannya hingga sistem pembukuan secara digital.

2022-06-20 15:04:00
Kemenperin
Advertisement

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah melatih 22.515 Industri Kecil Menengah (IKM) melalui program e-smart IKM. Pelatihan ini dilakukan agar para pelaku IKM menguasai teknologi e-business. Tercatat, dari pelatihan tersebut 14.025 IKM sudah on boarding ke platform digital.

Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian, Reni Yanita menjelaskan, program E-smart IKM sebetulnya telah berlangsung sejak 2017 hingga sekarang. Melalui program tersebut, Kemenperin membantu para IKM agar mampu mengelola pemasarannya hingga sistem pembukuan secara digital.

"Nah ini yang sudah di IKM yang sudah masuk ke literasi digital itu sejumlah 22.515 IKM dan yang sudah boarding sekitar 14.025 IKM dengan kita menggandeng beberapa marketplace yang ada," kata Reni dalam FMB9 dengan topik ‘BBI, Jurus Kunci Bangkitkan Gairah IKM’, Senin (20/6).

Advertisement

Program E-smart IKM yang dikembangkan oleh Dirjen IKMA ini dijadikan pintu masuk bagi IKM untuk on boarding ke sektor digital. Hal itu dilakukan, supaya Kemenperin mudah mengumpulkan, dan mengelola data IKM-IKM yang ada di Indonesia.

"Jadi untuk kami melakukan pembinaan untuk kami menjamin kualitas, produksinya termasuk fasilitas yang ada di kementerian perindustrian syaratnya adalah IKM tersebut harus ada di data e-smart IKM kami," jelasnya.

Sebab, e-smart IKM ini sesuai dengan program making Indonesia 4.0, salah satunya adalah pemberdayaan supaya IKM melek teknologi, dan agar IKM mampu menyajikan produknya secara digital.

Advertisement

Jumlah Unit

Kemenperin mencatat, jumlah unit dari Sabang sampai Merauke mencapai 4,4 juta unit usaha, dibagi menjadi 10.500 sentra-sentra IKM. Maka, Kemenperin efektif melakukan pemberdayaan dan pembinaan itu melalui sentra.

"Sentra ini adalah kumpulan dari minimal 5 IKM sejenis ataupun dia mempunyai proses produksi sejenis. Jadi, untuk pembinaannya kami pasti menyelesaikan permasalahan yang ada kalau di IKM pasti awalnya teknologi, teknologi masih sangat sederhana," ujarnya.

Ketika permasalahan teknologi telah teratasi, tinggal bagaimana IKM mampu menghasilkan barang sesuai dengan pasar. Melalui gerakan nasional bangga buatan Indonesia sebenarnya pasarnya sudah ada. Pemerintah juga sudah mengimbau K/L untuk belanja produk lokal.

"Jadi, kebijakan afirmatif ini harus kami sikapi dengan membina IKM nya supaya memenuhi (pasar). Nah, memang tantangan besar adalah bagaimana pasar yang sudah tercipta ini kita harus tingkatkan," pungkasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.