Dibangun tahun depan, Tol Yogyakarta-Solo masuk proses tender
Pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo akan mulai dibangun tahun depan. Tahun ini proses tender akan dilakukan. Nantinya, tol ini akan dibuat elevated atau melayang.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo akan mulai dibangun tahun depan. Tahun ini proses tender akan dilakukan.
"Tahun depan harus sudah dibangun. Tahun ini (tol Yogyakarta-Solo) mesti ditender karena pemrakarsanya kan sudah disetujui," ujar Basuki di UGM, Minggu (12/8).
Basuki menerangkan jika tol Yogyakarta-Solo nantinya akan dibuat elevated atau melayang. Keputusan memilih konsep melayang ini kata Basuki merupakan hasil kesepakatan sejumlah pihak terkait.
"Yogyakarta ini sudah sempit. Kalau pembebasan lahan tambah berapa hektare nanti tanah hilang. Ini (jalan tol Yogyakarta-Solo) dibangun di jalan nasional, di atas. Kayak di Jakarta-Cikampek," terang alumni Geologi UGM ini.
Basuki menambahkan untuk pembangunan tahap awal pihaknya akan mendahulukan pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo dibandingkan jalan tol Semarang-Bawen-Secang-Borobudur-Yogyakarta. Pembangunan tol Semarang-Bawen-Secang-Borobudur-Yogyakarta akan menyusul setelah pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo dikerjakan.
"Belum, belum. Itu (pembangunan tol Yogyakarta-Magelang) belum," tutup Basuki.
Baca juga:
Menko Luhut ungkap rahasia proyek LRT bisa berhemat Rp 300 miliar
Kemenhub kaji ulang pembangunan Pelabuhan Patimban dan kereta cepat Jakarta-Surabaya
Kementerian PU-PR alokasikan Rp 6 T renovasi sekolah dan kampus di 2019
Pakai bahan baku lokal, proyek infrastruktur PU-PR dipastikan tetap berjalan
Menko Darmin: Pembangunan infrastruktur baru 60 persen di 2019