LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Di Surabaya, PTTEP Tutup Seminar Pembangunan Berkelanjutan

General Affairs Manager PT TEP Indonesia, Afiat Djajanegara, mengatakan ,berdasarkan antusiasme peserta seminar dan lokarya di lima kota di seluruh Indonesia, pihaknya berharap dapat meneruskan acara ini tahun depan.

2018-12-21 18:22:38
tambang mineral
Advertisement

Perusahaan eksplorasi dan produksi minyak nasional Thailand, PTT Exploration and Production Public Company Limited atau PTTEP mengakhiri rangkaian seminar yang dilaksanakan di 5 kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Makassar, Palembang dan Medan, dan terakhir Surabaya.

Seminar Nasional Membangun Kemitraan yang Berkelanjutan untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) ini mengakhiri kemisikinan, melindungi bumi dan memberikan kedamaian serta kesejahteraan untuk masyarakat.

Penutupan rangkaian seminar yang digelar PTTEP ini dihadiri langsung Tri Rismaharini, selaku Wali Kota Surabaya.

Advertisement

"Saya merasa yang harus diapresiasi atas pembangunan kota ini bukanlah saya, tapi masyarakat Surabaya," ujar Risma atas apresiasi nya juga untuk para penduduk kota yang dipimpin-nya..

Mengikuti panggilan Kementerian PPN/Bappenas yang mengajak semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama merealisasikan pelaksanaan agenda SDGs No. 17 tantang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDGs, PTTEP dan Universitas Trisakti, MM-Sustainability, menyelenggarakan rangkaian acara seminar untuk membina relasi antar pemangku kepentingan, termasuk pemerintahan, sektor swasta, LSM dan individu di lima kota. Menjalin kemitraan ini perlu dibina agar para pemangku kepentingan dapat bersama-sama membantu Indonesia mencapai pembangunan yang berkelanjutan.

Tokoh-tokoh dari berbagai sektor turut hadir mengisi acara ini, termasuk: Ir. M. Anas dari Bappeda Jawa Timur, Jalal selaku akademisi, Masril Koto dari Bank Tani, Herdiansyah dari Dompet Dhuafa, Cici Esti Nalurani, S. Sos dari HIPMI Jawa Timur, Dr. Maria Nindita dari CECT MM-Sustainability Universitas Trisakti, dan Bapak Dony Aryantho dari SKK Migas Jabanusa.

Advertisement

Selain seminar, diadakan juga lokakarya pada tanggal 13 dan 14 Desember lalu yang bertujuan untuk melatih LSM lokal tentang bagaimana cara terlebibat secara profesional dan efektif dalam bermitra dengan sektor swasta dan pemerintah. Lokakarya ini akan dipimpin oleh instruktur dari Universitas Trisakti MM-Sustainablity.

Di pengujung acara seminar di Surabaya, PTTEP juga menyerahkan donasi senilai Rp 30 juta yang merupakan hasil dari terkumpulnya uang pendaftaran lokakarya membangun kemitraan yang keberlanjutan di lima kota, yaitu Jakarta, Makassar, Palembang, Medan dan Surabaya. Kegiatan ini merupakan komitmen peserta workshop di lima kota melalui PTTEP untuk membangun program pendidikan, kesehatan dan Social Entreprise Dompet Dhuafa demi tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

General Affairs Manager PT TEP Indonesia, Afiat Djajanegara, mengatakan ,berdasarkan antusiasme peserta seminar dan lokarya di lima kota di seluruh Indonesia, pihaknya berharap dapat meneruskan acara ini tahun depan. Mengingat pentingnya menjaga kemitraan yang berkelanjutan, pihaknya akan mengajak pemangku kepentingan dari berbagai sektor untuk terus bekerjasama membantu Pemerintah Indonesia untuk mencapai SDGs.

Dr. Maria Nindita Radyati menambahkan, inisiatif untuk mengajak masyarakat mendalami ilmu keberlanjutan sangatlah penting. Pihaknya berharap dapat merangkul lebih banyak pemangku kepentingan, sehingga tercipta kemitraan yang berkelanjutan tahun depan, sehingga bersama-sama dapat menciptakan dampak positif untuk pembangunan yang berkelanjutan.

Beliau menjelaskan tentang tujuan SDGs yaitu untuk mengakhiri kemiskinan, melindungi bumi dan memberikan kedamaian serta kesejahteraan untuk masyarakat. Pemerintah Daerah Jawa Timur sendiri telah melaksanakan pembangunan pelabuhan di kota-kota yang memiliki potensi agar kota-kota lain disekitarnya dapat menikmati fasilitas yang setara untuk seluruh aspek masyarakat. Dampak yang dapat dinikmati oleh masyarakat adalah pengurangan harga bahan pokok, peningkatan daya saing, beserta efisiensi dalam rantai distribusi untuk kebutuhan-kebutuhan primer.

Baca juga:
ESDM: Sekitar 2.000 Perusahaan Tambang Belum Tahu Cara Hitung PNBP
Divestasi Saham Freeport, Jokowi Sebut Masalah Lingkungan Sudah Selesai
Kuartal III-2018, PT J Resources Bolaang Mongondow Raup Pendapatan USD 153,9 Juta
Pertengahan Desember, ESDM Sebut PNBP Sektor Minerba Melebihi Target
Potret Penambang Kongo Bertahan Hidup Demi Mencari Bahan Baku Baterai
Garap Tambang Emas, Ancora Indonesia Butuh Dana USD 25 Juta Hingga 2020

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.