Di pertemuan IMF-World Bank, dua proyek nasional ini paling diminati investor dunia
Kedua proyek tersebut yaitu proyek jalur kereta Makassar – Parepare dan Bandara Komodo di Labuan Bajo. Guna memperlancar minat investasi ini, lanjutnya, pemerintah siap memfasilitasi berbagai kemudahan. Menhub Budi menegaskan bahwa apa yang pemerintah lakukan ini tidak menjual aset negara.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dalam rangkaian kegiatan Pertemuan Tahunan IMF-World Bank 2018 di Nusa Dua Bali, mengatakan bahwa setidaknya ada dua proyek kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) sektor transportasi yang banyak diminati para investor. Kedua proyek tersebut yaitu proyek jalur kereta Makassar – Parepare dan Bandara Komodo di Labuan Bajo.
"Sejumlah negara telah menyatakan minatnya untuk berinvestasi di dua proyek infrastruktur transportasi tersebut seperti Jepang, Korea, Cina, Australia, India, dan Eropa," jelas Menhub Budi di Nusa Dua, Jumat (12/10).
Guna memperlancar minat investasi ini, lanjutnya, pemerintah siap memfasilitasi berbagai kemudahan. "Saya harus memberikan suatu statement kepada dunia bahwa Indonesia mempersiapkan satu regulasi yang welcome terhadap investasi-investasi dari mana pun," tambahnya.
Menhub Budi menegaskan, bahwa apa yang pemerintah lakukan ini tidak menjual aset negara, melainkan hanya memberikan kerja sama berupa konsesi. "Kita hanya memberikan kerja sama konsesi dan (aset) itu tetap punya kita. Ini penting, jangan dipelintir," tegas Menhub Budi.
Sejumlah proyek lain sektor transportasi ditawarkan Pemerintah di pertemuan tahunan IMF-World Bank 2018 yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, yaitu:
Sektor kereta api : Tram Surabaya, LRT dan BRT Medan, Bandung Raya Metropolitan monorail. Sektor udara : Bandara Internasional Kuala Namu Medan, Bandara Internasional Lombok, Soekarno Hatta Internasional Airport 2, Cargo Village Soekarno Hatta International Airport.
Sektor Laut : Pelabuhan Benoa, Pelabuhan Kuala Tanjung, Pelabuhan Makassar New Port, Pelabuhan Kijing, dan Pelabuhan Anggrek. Sektor darat : Transit Oriented Development (TOD) Poris Plawad, TOD Jati Jajar, Proving ground BPLJSKB Bekasi, Jakarta elevated loopline, dan Mass Rapid Transit (MRT) service extension Jakarta- Lebak Bulus.
Sebagai informasi bahwa proyek KPBU dengan berbagai skema, yang telah dilakukan Pemerintah Indonesia diantaranya yaitu: yang menggunakan skema penjaminan dari pemerintah (government guarantee) seperti pada proyek pembangkit listrik tenaga batu bara di Jawa Tengah; skema tariff dan viability gap fund (VGF) seperi pada proyek fasilitas pengolahan air minum Umbulan Jawa Timur; skema Availability Payment (AP) seperti pada proyek Jaringan serta fiber optic Palapa Ring; dan skema dukungan pemerintah (Government/construction support) seperti pada proyek Jalan tol Solo-Kertosono dan Balikpapan-Samarinda.
Reporter: Ilyas Istianur Praditya
Sumber: Liputan6
Baca juga:
Jokowi ke peserta IMF-World Bank: Kita perlu kerja sama cegah kehancuran dunia
Jokowi di pertemuan IMF-World Bank: Negara-negara sedang alami tekanan besar
Presiden Jokowi ingatkan risiko perang dagang lebih besar dari krisis ekonomi 2008
Di pertemuan IMF-WorldBank, Jokowi sebut ekonomi dunia laiknya serial Game of Thrones
Di IMF-World bank, Menhub Budi ajak investor tanam modal di transportasi RI
Kunjungi pameran, Menteri Arief Yahya dikelilingi para 'bidadari'
Jokowi di IMF-World Bank: Indonesia bukan negara kaya, tapi paling bahagia di dunia