Di hadapan emiten, Presiden Jokowi tak bicara soal pasar modal
Jokowi justru bercerita aktivitasnya sebelum mengunjungi gedung BEI dan isu-isu hangat belakangan ini.
Pagi ini, Jumat (2/1), Presiden Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi membuka perdagangan bursa saham tahun 2015 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada pembukaan perdagangan, indeks harga saham gabungan (IHSG) langsung menguat ke level 5.240.
Dalam sambutannya di hadapan emiten dan pelaku pasar modal, Presiden Jokowi justru tidak membahas soal perkembangan bursa saham baik dalam negeri maupun global. Jokowi justru bercerita aktivitasnya sebelum mengunjungi gedung BEI dan isu-isu hangat belakangan ini seperti subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan upaya mempermudah izin investasi.
"Pagi tadi yang pertama saya membuka pintu besarnya Tanah Abang yang dihadiri oleh beberapa menteri karena di sana pusat perdagangan produk oleh rakyat dan pusat perdagangan garmen ekspor keluar negeri setelah itu dibuka perdagangan efek pertama tahun ini," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (2/1).
Jokowi secara umum hanya mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi tahun ini akan membaik. "Dan saya optimis tahun ini akan lebih baik ekonomi kita, saya menyakini itu," jelas dia.
Pada kesempatan sama, Ketua Dewan Komisoner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad mengklaim, secara umum kondisi industri keuangan nasional dari tahun ke tahun selalu mengalami perbaikan.
"Industri keuangan menjawab kebutuhan pembiayaan jangka panjang, ini menjadi penting bahwa kita berharap pembiayaan jangka panjang terutama pembiayaan infrastruktur," tambah dia.
"Industri keuangan menjawab produk keuangan yang diperlukan masyarakat, keinginan pendalaman industri keuangan terus dilanjutkan. Sehingga tahun ini bisa arungi dengan capaian yang lebih baik, di masa yang akan datang," tutupnya.
Baca juga:
Keseleo lidah, Ketua OJK sebut Jokowi wakil presiden
Panggung perahu pinisi sambut Presiden Jokowi di lantai bursa
Muliaman mimpi pasar modal Indonesia masuk jajaran terbaik Asia
IHSG finish di level 5.226 di akhir perdagangan saham 2014