LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Di depan anggota Kadin, Jokowi cerita pernah jadi pengusaha

Rakornas Kamar Dagang Indonesia telah ditutup oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam sambutannya, Jokowi mengaku senang melihat Ketua Kadin Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan masalah dan solusinya dengan penuh semangat.

2017-10-03 20:14:49
Presiden Jokowi
Advertisement

Rakornas Kamar Dagang Indonesia telah ditutup oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam sambutannya, Jokowi mengaku senang melihat Ketua Kadin Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan masalah dan solusinya dengan penuh semangat.

"Sore hari ini saya sangat senang karena tadi begitu sangat semangatnya, ketua Kadinnya sangat semangat, tadi yang berenam menyampaikan masalah dan solusi dengan sangat semangat," ujar Presiden Jokowi di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (3/10).

Jokowi mengaku akan lebih mengkaji serius usulan-usulan yang disampaikan para pengusaha. Sebab, katanya, dirinya pernah menjadi pengusaha sebelum ditunjuk sebagai presiden.

"Untuk diingat, saya ini juga businessman (pengusaha). Tapi sudah saya tinggalkan," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani menyampaikan beberapa isu terkini yang sedang terjadi di Indonesia terkait dunia usaha. Salah satunya, mengenai tenaga kerja.

Tenaga kerja Tanah Air saat ini dinilai belum mempunyai daya saing yang tinggi. Karenanya, pemerintah diminta untuk membenahi permasalahan tersebut.

"isu sensitif kembali demi kemajuan ekonomi dan kemjaun negara dan bangsa ini, adalah tenaga kerja. Kita inginkan pendidikan dan kesehatan memiliki daya saing," kata Rosan.

Rosan mengatakan, pemerintah perlu mengkaji ulang UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan karena hingga saat ini banyak pengusaha yang mengeluhkannya. Akan tetapi, Rosan mengatakan Kadin sudah berusaha mencari solusi untuk menyelesaikan masalah-masalah yang sering menimpa tenaga kerja di Indonesia.

"Kadin ini tidak hanya mengeluh, kita tawarkan solusi, berikan otonomi penuh pada KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) untuk atur mengenai tenaga kerja, atur pemberian insentif, bisa jembatani hal-hal yang jadi kendala, harmonisasi kebijakan pemda dan pusat itu harus dilakukan," jelasnya.

Advertisement

Baca juga:
Hingga September 2017, penerimaan pajak baru 60 persen dari target 2017
Sri Mulyani ungkap bukti daya beli masyarakat RI tak alami perlambatan
Menhub pastikan kunjungan Jokowi ke Stasiun Rangkas Bitung tak ganggu jadwal kereta
IKEA bangun toko baru di Bandung dan Surabaya
Minta laporan soal penerimaan negara, Jokowi panggil Sri Mulyani dan dirjen pajak
Pengusaha ngaku dilema saat Rupiah anjlok maupun menguat

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.