Di depan anak buahnya, Menteri Pertanian pamer sukses cetak sejarah
Mentan: Presiden Jokowi 3 kali telepon saya, lalu saya bilang yang bekerja keras pegawai kementan, aku bagian kecil.
Libur Lebaran sudah usai. Hampir semua kementerian atau lembaga menggelar halal bi halal di kantornya masing-masing. Termasuk jajaran pejabat Kementerian Pertanian (Kementan) yang melakukan halal bi halal di Auditorium, Gedung F Kementerian Pertanian.
Kesempatan ini digunakan Menteri Pertanian Amran Sulaiman untuk 'unjuk gigi' mengklaim prestasi yang sudah dicapai kementerian selama sembilan bulan di bawah kepemimpinannya. Dia tidak segan menyebut telah sukses mencetak sejarah.
"Sembilan bulan ini suka duka pertanian, dan kita telah menunjukkan capaian yang menggembirakan. Diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa produksi padi jagung kedelai atau 7 komoditas meningkat, dan ini pertama terjadi di sepanjang sejarah," ujarnya di kantornya, Jakarta, Kamis (23/7).
Dia mengakui, capaian itu hasil kerja keras dari pegawai-pegawai kementerian dan diharapkan dapat tingkatkan kembali. Dia lantas membeberkan sejumlah penghargaan yang diterima kementerian dari sejumlah pihak, termasuk DPR dan Presiden Joko Widodo.
"Ini hasil kerja keras bagian kecil dari kementerian di Republik Indonesia. Bulan puasa kami dapat plakat 30 anggota DPR untuk pertama kalinya, di bawah mitra kerja komisi IV dan apresiasi kinerja kita dan Presiden Jokowi telah mengucapkan terima kasih ke Kementerian Pertanian. Ini patut syukuri," jelas dia.
Amran meminta anak buahnya lebih meningkatkan kecepatan dalam bekerja untuk mendapatkan hasil memuaskan.
"Mudah-mudahan ke depan 300 speednya bisa tingkatkan 500 speednya, pasti bisa negara kita negara besar. Kemarin Presiden Jokowi 3 kali telepon saya, di Bima dan pasar, lalu saya bilang yang bekerja keras pegawai kementan, aku bagian kecil dari mereka," katanya.
(mdk/noe)